Berita Foto

Kebudayaan Jawa Barat Jadi Daya Tarik Pocari Sweat Run Bandung

Jumat, 24 Mei 2019 | 02:13 WIB - by Feer,tarungnews.com - 128 pembaca

Lintas Jabar,TarungNews.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sangat mendukung event, promosi atau aktivitas kesenian seperti film yang bisa menaikkan brand value atau citra Jawa Barat. Seperti halnya event Pocari Sweat Run Bandung West Java Marathon yang akan digelar pada 28 Juli 2019.

“Kalau saya sederhana ya, apapun kegiatan yang bisa menaikan citra positif Jawa Barat pasti saya didukung,” katanya usai konferensi pers Pocari Sweat Run Bandung West Java Marathon 2019 di Gedung Sate, Jl. Dipenogoro, Kota Bandung, Kamis (23/5/2019).

Emil –sapaan Ridwan Kamil—melanjutkan bahwa rute ajang lari terbesar di Tanah Pasundan tersebut akan melewati deretan bangunan-bangunan tua yang memesona. Maka itu, dia memprediksi bakal banyak pelari yang singgah untuk sekadar berswafoto.

“Saya juga pasti tergoda, apalagi tahun lalu saya juga ikut lari dan Alhamdulillah finis di 5 KM, ternyata menyenangkan,” ucapnya.

Emil pun meminta penyelenggara dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat untuk mencuatkan unsur-unsur kebudayaan Jawa Barat dalam ajang tersebut. Hal itu dapat menjadi pembeda dengan ajang marathon di belahan dunia lain.

“Ini nantinya yang membedakan event lari di Bandung dengan seluruh dunia, sehingga orang akan rindu dan berkesan,” katanya.

Oleh karena itu, Emil berharap promosi yang dilakukan penyelenggara tak hanya soal ajang tersebut, tetapi juga turut mempromosikan budaya Jawa Barat. Apalagi, tiket yang disediakan panitia sudah ludes dalam waktu 45 menit saja.

“Kita akan mengundang seni budaya di Jawa Barat, mereka akan dikasih spot di pinggir jalan untuk menghibur pelari dan pengunjung,” jelasnya.

Dengan adanya unsur budaya Jawa Barat, kata Emil, ajang tersebut mempunyai daya tarik lebih. “Kalau dari segi skala peserta mungkin kecil bisa dibandingkan dengan event lari yang ada di dunia. Tapi degan adanya pembeda, itu yang menjadi daya tarik kita,” katanya.

Selain mendatangkan brand value, Emil menyatakan bahwa ajang lari tersebut akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Pasalnya, melihat antusiasme orang tahun lalu, Kota Bandung banyak dikungjungi wisatawan dari berbagai macam daerah di Indonesia.

“Tidak hanya pelari yang datang. Tapi, mereka bawa keluarga. Pasti mereka menginap di hotel, kemudian jalan-jalan dan belanja. Jika satu keluarga habiskan Rp 1juta, bayangkan berapa miliar uang yang beredar di sini. Nanti, kita juga ada diskon tolong dimaksimalkan promosinya, soal teknis nanti bisa dibicarakan lebih lanjut,” ucapnya.

Di Jawa Barat, event lari tidak hanya di Bandung, tetapi juga event di Pangandaran yang sudah diselenggarakan tahun lalu. “Kalau di Bandung temanya urban, kalau di Pangandaran temanya alam. Potensinya luar biasa, jalannya bagus dan jalannya indah. Semoga tahun ini lebih maksimal promosinya,” tutupnya.

Feer,tarungnews.com