Senin, 21 Oktober 2019 | 04:40 WIB



Nasional

Diduga Suap Pengajuan Dana DAK Walikota Tasikmalaya Jadi Tersangka

Kamis, 25 April 2019 | 03:23 WIB - by Dar,tarungnews.com - 253 pembaca

Jakarta,TarungNews.com – Budi Budiman Walikota Tasikmalaya di tetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pernyataan tersebut di benarkan oleh Ketua KPK, Agus Rahardjo saat di konfirmasi wartawan Rabu (24/4/2019).

Walikota Tasikmalaya Budi Budiman diduga terjerat kasus suap pengajuan Dana Alokasi Khusus Kota Tasikmalaya. Beberapa waktu lalu Budi Budiman sempat di panggil oleh KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018.

Pada Bulan Desember 2018 Budi Budiman juga menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk mantan Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo.

Dalam kasus suap tersebut Yaya Purnomo di dakwa oleh jaksa menerima gratifikasi uang seluruhnya Rp 3,7 miliar, 53.300 USD dan325.000 SGD dari beberapa daerah yang menerima DAK maupun Dana Insentif Daerah (DID), dari APBN 2016, APBN 2017, APBN-P 2017, APBN 2018, dan APBN 2019 untuk 9 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, Satu di antaranya, pengurusan DAK dan DID Kota Tasikmalaya dari APBN 2018 serta usulan DAK dari APBN Perubahan 2018 dan APBN 2019 untuk Kota Tasikmalaya.

Majelis Hakim memastikan, seluruh uang gratifikasi yang diterima terdakwa Yaya Purnomo yang tidak dilaporkan ke KPK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan haruslah dianggap sebagai suap, dan Yaya di vonis 6 tahun 6 bulan penjara.

Dar,tarungnews.com