Profile

Apakah di Benarkan Seorang Manusia Menikahi Isteri dari Kalangan Bangsa Jin

Sabtu, 20 Agustus 2011 | 08:58 WIB - by Tim,tarungnews.com - 15.166 pembaca

firman Allah kepada iblis "berserikatlah dengan mereka (manusia) dalam harta dan anak-anak mereka" (Isra' : 64).

Lintas Jabar,TarungNews.com – Berbagai pendapat dari kalangan para Ulama tentang adanya pernikahan manusia dengan wanita dari kalangan Jin, menimbulkan beberapa pendapat yang berbeda.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa manusia di ciptakan dari bumi ( tanah ) sedang Jin, dari api dan kedua unsur ini tidak dapat menyatu dan berkumpul.

Alasan kedua, tidak mungkin ada hubungan sex antar kedua mahluk ini, karena bagaimana bisa terjadi sperma yang mengalami proses pembuahan dalam rahim jin atau sebaliknya. Seperti termaktub dalam fatwa Sirajiyah. Dalilnya firman Allah "Dan Allah telah menjadikan untuk kalian dari diri kalian isteri-isteri" (an-Nahl : 72). Serta ayat "Dan di antara tanda-tanda kebesarannya, Allah menciptakan untuk kamu sekalian dari jenismu isteri-isteri agar kalian bisa tenteram dan dijadikan di antara kalian rasa kasih dan sayang" (ar-Rum:21).

Dalam ayat-ayat tersebut sudah jelas bahwa dalam pernikahan dengan wanita dari kalangan Jin, tidak menyimpan tujuan seperti yang di artikan dari ayat tersebut, di tambah perbedaan alam yang membuat pernikahan tersebut tidak sempurna. Menurut Hasan Basri dan Qatadah mengatakan boleh. Ayat tersebut menurutnya, tidak menyatakan jelas keharaman nikah antara manusia dan jin, toh agama diturunkan untuk kedua mahluk tersebut, dan pernikahan antara Manausia dan Wanita dari kalangan Jin, mereka menyatakan bahwa hukumnya makruh.

Imam Malik, pernah kedatangan seorang lelaki dari kalangan Jin, yang ingin menikahi wanita muslimah dari kalangan manusia “ aku melihat dalam kaca mata islam, bahwa pernikahan di antara kalian boleh-boleh saja, akan tetapi akibat dari pernikahan tersebut akan menimbulkan permasalahan baru, seperti kalau wanita dari kalangan manusia, ada yang hamil, lalu di tanya siapa suamimu dan di jawab dari Bangsa Jin “  lalu akan banyak lagi wanita-wanita yang hamil di luar nikah akan mengatakan hal yang sama, yang akhirnya akan menimbulkan kerusakan didalam islam. Madzhab Maliki tetap mengatakan boleh disertai makruh hukumnya lelaki manusia menikah dengan jin perempuan. Wallahu a'lam bissawab.

Persilangan pendapat adanya suatu pernikanan antara manusia dengan wanita dari kalangan Jin hingga saat ini masih menjadi misteri, dan menyimpan tanda Tanya besar, dan kisah misteri  ini telah membawa Tim, dari Media Online TarungNews.com, kepada salah seorang lelaki bernama Jaenal Bin Mahdi dari Kabupaten Cianjur Selatan yang mengaku telah menikahi seorang Wanita Muslimah, dari kalangan Bangsa Jin.

Dulu kehidupan jaenal, normal seperti manusia pada umunya, mempunyai seorang isteri dan telah di karuniai dua orang anak, Jaenal bekerja menjadi buruh serabutan, kadang bertani, dan buruh bangunan. Hempitan ekonomi menjadi masalah bagi keluarga jaenal, hingga pada suatu hari jaenal bertemu dengan salah seorang teman yang menyarankan untuk bertirakat dan berziarah di Makam Keramat Tjikundul daerah Mande Cianjur.

Karna desakan ekonomi, tanpa pikir panjang setelah berpamitan kepada isteri, jaenalpun berangkat menuju Makam Tjikundul, yang terletak di Mande daerah Cianjur.dengan maksud untuk merubah nasib,nya Menurut pengakuan yang di cetitakan Jaenal, dengan Tim dari Media Online TarungNews, sesampainya di tempat Makam Keramat Tjikundul, Jaenal langsung bertemu dengan Juru Kunci Makam, ( Kuncen ), seperti biasa juru kunci, menanyakan perihal maksud,dan tujuan Jaenal mendatangi makam keramat  tersebut. Lalu Jaenalpun menceritakan secara gamblang,maksud dan tujuanya berziarah ke Makam Keramat Tjikundul, tiada bukan dan tiada lain ingin merubah nasib, dan Jaenalpun menceritakan tentang pertemuanya dengan seorang teman yang menyarankan untuk bertirakat dan berziarah ke Makam Keramat tersebut.

Setelah mendengar penuturan Jaenal, lalu sang juru kunci, membakar kemenyan, sambil membaca beberapa mantra, dan setelah itu sang juru kuncipun berkata kepada Jaenal “ Maneh aya bagean keur neang Haliyah Dunya, di makam ieu, ngan syaratna, maneh kudu mondok moe, bari puasa salila sabelas poe “ tutur sang juru kunci, kalau di artikan bahasanya seperti ini “ Kamu ada bagian untuk merubah nasib di makam keramat ini Cuma syaratnya kamu harus tidur selama sebelas hari sambil puasa “. Tanpa pikir panjang Jaenalpun menyanggupi syarat tersebut. Setelah di suruh mandi memakai kembang warna-warni, yang di campur dengan Air dari kelapa muda, Jaenalpun mulai di antar oleh juru kunci menuju Makam Keramat, setelat sampai Jaenalpun di suruh membaca beberapa ayat Alqur’an, setelah itu Jaenal di tinggalkan pergi oleh juru kunci, dan Jaenal di perbolehkan meninggalkan lingkungan makam hanya untuk buang air, dan tidak di perbolehkan berbicara bila ada penziarah,lain.

Hari pertama,dan kedua, berjalan tanpa ada keanehan apapun, dengan khusuk, Jaenal terus membaca Ayat- ayat Alqur’an, yang di berikan oleh sang juru kunci. Memasuki hari ke lima dan ke,enam menurut penuturan Jaenal, sudah mulai banyak perubahan karena setengan sadar dan tidak, menurut Jaenal perasaanya sudah bukan lagi berada di Makam Keramat Tjikundul, perasaan Jaenal pada saat itu seperti sedang berada di sebuah rumah yang mirip dengan Istana rumah yang sangat besar sekali, sampai suatu saat, Jaenal ada yang menghampiri seorang Lelaki paruh baya, sambil bertanya kepada Jaenal “ Hai anak manusia apakah mau aku nikahkan kamu dengan putriku yang bernama Sekar Arum dan harap kamu ketahui bahwa aku adalah Bangsa Jin “ tutur lelaki paruh baya tersebut, Jaenalpun pada saat itu memberanikan diri bertanya “ berada dimanakah saya sekarang ini, dan istana ini siapa pemiliknya “ lelaki paruh baya dari Bangsa Jin,pun menjawab “ kamu berada di istanaku, aku ini bangsa Jin Muslim, dan kamu sudah berada di istanaku selama enam bulan “ dan Jaenal bukan main kagetnya, solnya dia masih ingat bahwa dia sedang berziarah di Makam Keramat Tjikundul, dan kalau tidak lupa, menurut perasaan Jaenal dia berada di Makam Keramat,tersebut sudah hamper 9 atau 10 hari.

Dalam keadaan bingung, tiba-tiba ada yang menghampiri Jaenal, sambil mengucapkan salam, dan yang datang adalah seorang perempuan, yang kecantikanya sangat susah di sebutkan dengan kata-kata sangat jauh berbeda dengan kecantikan seorang wanita, dari kalangan manusia, tidak lama kemudian lelaki paruh baya yang mengaku dari Bangsa Jin, berkata kepada Jaenal “ Anak manusia, inilah Sekar Arum, anak perempuanku yang aku mau jodohkan denganmu “ singkat cerita Jaenalpun menerima pinangan dari lelaki separuh baya,ayah dari Sekar Arum,putri dari Bangsa Jin. Dari cerita yang dapat di himpun oleh Tim dari Media Online,TarungNews.com, yang di tuturkan langsung oleh narasumber yang bernama Jaenal yang telah menceritakan tentang pengalaman dan kisah spiritual,nya menikahi wanita dari Kalangan Bangsa Jin, yang bernama Sekar Arum, dan pengalamanya tersebut tidak bisa di pikirkan secara rasional, di luar pemikiran dan logika manusia dan hanya Tuhan yang maha mengetahui segalanya.

Menurut penuturan Jaenal bahwa sampai sekarangpun isterinya yang bernama Sekar Arum, dari kalangan Bangsa Jin, masih mengikuti dirinya kemanapun ia pergi, namun lain yang di tuturkan oleh Pak Maman, tetangga, Jaenal,

yang sempat juga berbincang dengan Tim dari Media Online,TarungNews.com. Maman menceritakan bahwa sipat dan perilaku Jaenal setelah pulang dari Ziarah ke Makam Keramat Tjikundul, berubah seratus Sembilan puluh derajat, Jaenal yang dulunya orang yang ramah, dan bersahabat, sopan dalam bertuturkata kepada siapapun, kini jadi berubah temperamen, dan cepat marah, di tambah mulut,nya suka meracau, seperti orang yang sedang berbicara tapi tidak ada orang lawan bicaranya ( berbicara sendiri ), dan yang lebih aneh,nya lagi Jaenal suka menari Jaipongan secara tiba-tiba sambil menyetel musik sangat keras,di tambah tutur Pak Maman, Jaenal kalau makan selalu pinginya yang enak-enak entah uang dari mana isterinya, bisa membelikan makanan setiap hari seperti orang yang sedang hajatan. Masih menurut Pak Maman, Jaenalpun sekarang seperti orang yang sakti, beberapa waktu lalu datang ke rumah Jaenal, keluarga yang membawa orang berpenyakit Lumpuh kedua kakinya, penyakit tersebut sudah hampir delapan tahun di deritanya, keluarga tersebut memohon kepada Jaenal untuk minta di sembuhkan, tutur, Pak Maman. Jaenal, hanya dengan menyemburkan air putih di kedua kaki orang yang lumpuh tersebut sambil membaca Ayat 82, dari Alqur’an Surat Yasin yang di bacanya sangat keras sekali,” innamaa amruhuu idzaa araada syai-an an yaquula lahuu kun fayakuun “ di pegangnya tangan orang yang lumpuh tersebut lalu di suruhnya berdiri, sambil bergetar dan melangkah pelan-pelan orang sakit,itupun bisa bejalan normal kembali, itulah salah satu kesaktian Jaenal, tutur Pak Maman menjelaskan.

Dan Jaenalpun bisa melakukan apa saja dengan ilmunya tersebut, namun di sisi lainpun Jaenal seperti orang yang kurang waras, suka meracau ngomong sendirian, dan suka kesurupan memakan apa saja yang ada di depanya, seperti gelas, piring, dan asbak rokok, dan Jaenal suka membawa uang banyak sekali di dalam tas, dan saku celananya dan uang tersebut entah dari mana di dapatnya, dan sesekali Jaenal suka membagi-bagikan uang tersebut kapada Anak sekolah, Tukang ojek, dan Petani di sawah yang kebetulan bertemu denganya.

Berbeda dengan Pak Asep, seorang paranormal ternama dari daerah Sumedang Dayeuh Luhur, Pak Asep menuturkan  “ bahwa hakekatnya seorang lelaki dari kalangan manusia menikahi wanita dari Bangsa Jin, bahwa pernikahan tersebut sudah melanggar kodrat manusia dan harus di ketahui bahwa sifat dan perilaku Bangsa Jin Wanita maupun lelaki, itu seratus delapan puluh derajat, berbeda dengan sifat dan perilaku manusia,” contohnya, kata Pak Asep, sejahat-jahatnya manusia, di Negara Bangsa Jin, adalah Jin yang paling baik, dan secantik=cantinya wanita manusia adalah sejelek-jeleknya wanita Bangsa Jin, dan Wanita maupun lelaki Bangsa Jin, bisa merubah wujud,sesuka mereka, kata Pak Asep. Adapun manusia yang bisa menikahi wanita maupun lelaki dari Bangsa Jin, manusia tersebut sudah di takdirkan oleh Tuhan pencipta semesta alam, dan tidak semua manusia bisa melakukan hal tersebut.

*** Tim,TarungNews.com ***

Cerita ini Kisah Nyata dan terjadi sekita tahun 1995 , semua alamat Sumber ada di Redaksi Media Online Tarung News.com.