• Minggu, 5 Desember 2021

Status PPKM Level 2 di Jabar Kembali Turun Ke Level 3 ini Penjelasan Ridwan Kamil

Status PPKM Level 2 di Jabar Kembali Turun Ke Level 3 ini Penjelasan Ridwan Kamil Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Humas Jabar

Bandung,TarungNews.com - Daerah yang menerapkan PPKM Level 2 di Jawa Barat tersisa tiga daerah pada periode 5 Oktober-18 Oktober 2021. Pada periode sebelumnya, ada 10 daerah di Jabar yang menerapkan regulasi PPKM Level 3.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjelaskan sedianya seluruh kabupaten-kota di wilayahnya telah berada di PPKM Level 2. Namun, tambahan indeks baru berupa tingkat vaksinasi membuat tujuh daerah yang menyandang status PPKM Level 2, kembali turun ke level 3.

"Sebenarnya, Jabar semuanya sudah PPKM Level 2, tapi pemerintah pusat menambahkan indeks baru, tingkat vaksinasi. Nah, ini terjadi di semua provinsi, tidak hanya di Jabar saja, yang level-level 2 tiba-tiba naik level 3," ujar Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (8/10/2021).

Emil menegaskan menurunnya regulasi dari PPKM Level 2 ke Level 3 bukan karena adanya lonjakan kasus. "Bukan karena kasus banyak lagi, ini karena pemerintah pusat ingin definisi PPKM bukan hanya kedaruratan tapi juga tingkat keberhasilan dalam vaksinasi," ucapnya.

Ia mengatakan jumlah warga sasaran vaksinasi di Jabar mencapai 37 juta orang. Sejauh ini Pemprov Jabar baru menerima 26 juta dosis.

"Jadi belum sampai ke titik yang diharapkan, masih berproses. Kami sampaikan masyarakat jangan panik, tidak naik PPKM itu bukan karena naik kasusnya tapi karena indeks baru, yang vaksinnya bagus itu diapresiasi ke PPKM Level 2-1, yang vaksinnya belum ke PPKM Level 3," ujarnya.

"Ya sekarang kecepatan vaksinasi di Jabar sudah tinggi 300 ribu per hari, jadi hanya masalah waktu saja. Bukan masalah stok, stok juga kurang tapi masih selalu ada. Kita kan butuh 15 juta dosis per bulan, jadi sekarang itu memang ada kecenderungan mencari orang mau divaksinasi itu lagi turun trennya. Kita kerja keras lagi agar orang mau divaksinasi," tutur Emil menambahkan.

Yud,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar