• Senin, 24 Juni 2024

Penampungan Sampah Pengganti TPA Sarimukti, Pemprov Jabar Tunggu Analisa ITB

Penampungan Sampah Pengganti TPA Sarimukti, Pemprov Jabar Tunggu Analisa ITB Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemda prov Jabar) dikabarkan bakal segera memutuskan lahan penampungan sampah pengganti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang terbakar sejak Sabtu, 19 Agustus 2023. Istimewa

Bandung,TarungNews.com - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemda prov Jabar) dikabarkan bakal segera memutuskan lahan penampungan sampah pengganti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti yang terbakar sejak Sabtu, 19 Agustus 2023.

Menurut Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, hal itu disampaikan usai menggelar rapat penanganan program prioritas dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Untuk TPA darurat sedang menunggu asesmen dari ITB (Institut Teknologi Bandung) kalau dalam dua hari ini sudah ada asesmen dari ITB, sudah disetujui akan dibuka lahan baru (lahannya) masih disana (Sarimukti). (Status darurat sampah) masih sampai 24 September karena kita juga bekerja sama dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk pemadamannya," ujar Bey dalam siaran persnya, Bandung, Jumat, 8 September 2023.

Bey menegaskan penanganan TPA Sarimukti menjadi hal pertama yang akan dikerjakan dalam waktu dekat.

Pasalnya, tempat pembuangan darurat yang disediakan di area TPA Sarimukti hampir penuh. Bey mengingatkan persoalan sampah khususnya di Bandung Raya tidak bisa mengandalkan kinerja otoritasnya.

"Juga sebetulnya sudah ada kerjasama dengan daerah-daerah itu untuk mengurangi sampahnya. Sampah ini tidak hanya provinsi, harus dengan kota kabupaten, dan tentunya masyarakat juga," kata Bey.

Bey mengatakan Pemerintah Jawa Barat tengah berusaha menuntaskan pemadaman api di TPA Sarimukti. Dari inventarisasi sementara, pemadaman di TPA Sarimukti sudah diangka 50 persen.

Artinya, proses pemadaman dan pendinginan peristiwa kebakaran di TPA Sarimukti hampir setengahnya telah terkendali alias padam.

"Ada kemajuan, api sudah 50 persen padam," ujar Bey.

Selain sampah, rapat tersebut dituturkan Bey membahas sejumlah hal prioritas lainnya seperti persoalan kekeringan yang akan segera diselesaikan oleh Pemerintah Jawa Barat.

Sebelumnya, sebanyak empat daerah di kawasan Bandung Raya yakni Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat bersepakat mengurangi pengiriman sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti.

Red,tarungnews.com

 

Bagikan melalui:

Komentar