Rabu, 8 Juli 2020 | 08:21 WIB



Berita Foto

Disdik Jabar akan Tinjau Kesiapan Kota Sukabumi Gelar KBM di Sekolah, Setelah Dinyatakan Sebagai Wilayah Zona Hijau

Selasa, 30 Juni 2020 | 23:26 WIB - by rjs,tarungnews.com - 75 pembaca

Lintas Jabar,TarungNews.com - Meski Kota Sukabumi masuk dan menjadi satu-satunya Zona Hijau (Level 1) dalam leveling kewaspadaan COVID-19 oleh Gugus Tugas Jabar.

Di Zona Hijau, seluruh kegiatan perekonomian boleh dibuka 100 persen, termasuk kegiatan di sekolah secara fisik, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengizinkan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi untuk menyiapkan protokol kesehatan di sekolah dan menyimulasikan bersama gugus tugas.

Walaupun Kota Sukabumi telah dinyatakan sebagai wilayah zona hijau namun aktivitas pembelajaran di sekolah tidak akan terburu-buru dibuka.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi usai mengikuti Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar di Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin (29/6/2020).

Dedi, menyatakan, pihaknya akan mengecek langsung keadaan di lapangan untuk memutuskan aman atau tidaknya jika pembelajaran mulai dilakukan di sekolah.

"Mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud), jika sudah berada di zona hijau harus dilakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Namun, sekarang kita akan lakukan kroscek kondisi di lapangan terlebih dulu," ujar Dedi.

Dalam waktu dekat, Kadisdik mengatakan, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Sukabumi. Menurutnya, akan ada dua kemungkinan, apakah lokal sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang melakukan kegiatan belajar mengajar di sekolah atau juga sekolah menengah atas (SMA) sederajat.

"Mudah-mudahan, akhir minggu sudah segera diumumkan sebelum tahun ajaran baru pemberlakuan pembelajaran di Kota Sukabumi," ujarnya.

Sedangkan seputar pembelajaran dari rumah, Kadisdik menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti dua peraturan Gubernur Jabar yang sedang disusun. Setelah dikoordinasikan dengan Biro Hukum, peraturan tersebut akan lebih dibuat menjadi petunjuk teknis yang dikeluarkan Disdik Jabar.

"Kemungkinan petunjuk teknis akan diselesaikan minggu ini juga," pungkasnya.

rjs,tarungnews.com