• Rabu, 14 April 2021

Azas Efisiensi KEMENPUPR Rilis Olahan Karet Menjadi Bahan Tambahan Aspal

Azas Efisiensi KEMENPUPR Rilis Olahan Karet Menjadi Bahan Tambahan Aspal Photo Humas PUPR

Jakarta,TarungNews.com - Dengan mengedepankan azas efisiensi dengan tetap menjaga kuantitas serta kualitas produk pengaspalan jalan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat merilis olahan karet menjadi bahan tambahan aspal.

Indonesia adalah salah satu produsen karet terbesar di dunia. Karena itu Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga memanfaatkan karet sebagai bahan tambahan aspal (bukan bahan utama ...red).

Aspal karet cocok untuk diterapkan pada beban lalu lintas menengah (sedang). Pemanfaatan aspal karet ini berdampak positif, dimana umur layanan jalan menjadi lebih panjang 1,5 hingga 2 kali dibanding aspal murni. Hal tersebut tentu menghemat biaya pemeliharaan dan perbaikan jalan.

Tidak kalah penting, dampak positif lainnya permintaan karet akan sangat membantu perekonomian petani karet sebagai penyedia bahan baku pada rantai pasok aspal karet.

Pada 2020 lalu Ditjen Bina Marga melakukan pembelian 10,635 ton bahan olahan karet dari para petani karet di pulau Sumatra dan pulau Kalimantan dengan anggaran kurang lebih Rp.100 miliar.

Alam/sumber: sahabat kemenpupr

Bagikan melalui:

Komentar