• Rabu, 14 April 2021

Kawasan Wisata Sumedang Menuju The Exotic Ring Tampomas Destination

Kawasan Wisata Sumedang Menuju The Exotic Ring Tampomas Destination Photo Diskominfosanditik Kab Sumedang

Sumedang,TarungNews.com - Seperti diketahui izin Galian C di kawasan kaki Gunung Tampomas Kabupaten Sumedang habis masa kontrak perizinanya Tahun 2023. Pemerintah Kabupaten Sumedang (Pemkab Sumedang) akan melakukan  penataan kawasan cincin Tampomas menjadi kawasan destinasi wisata yang akan dimulai pada 2023.

Menurut Bupati Sumedang DR.H.Ahmad Munir,ST.MM, kawasan Cincin Tampomas akan dijadikan kawasan wisata unggulan karena ada dua exit tol, yakni Cimalaka dan Paseh yang akan mempermudah masuk menuju ke kawasan Cincin Tampomas. "Kami sudah punya Perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW ), sekitar Cincin Tampomas itu akan dikembangkan menjadi tempat wisata," katanya.

Dalam audiensi yang di adakan Pemkab Sumedang terkait dengan Pengembangan Kawasan Cincin Tampomas dan Penataan eks Galian Gunung Tampomas di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, yang di hadiri oleh para Pengusaha Tambang Galian Tampomas, Kepala SKPD serta Camat dan tamu undangan lainya.

Dalam arahannya Bupati Sumedang, mengatakan dengan niat ingin menata dan melestarikan lingkungan, Pemda mengapresiasi apa yang menjadi kemauan dari para pelaku usaha untuk mengubah sesuatu ke arah yang lebih baik lagi. "Harapan saya, pembangunan ini harus betul-betul matang, jelas dan sistematis. Master Plannya harus jelas, dalam rangka mengakselerasi potensi wisata di Kabupaten Sumedang dan diharapkan dapat mendorong percepatan ekonomi masyarakat serta mari kita saling bahu membahu dalam membangun Sumedang sebagai Kabupaten Wisata," ujarnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPPPEDA) Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati,S.Sos,Msi mengatakan dalam rangka mewujudkan visi Sumedang Simpati serta tindak lanjut menjadikan Sumedang sebagai Kabupaten Pariwisata, BAPPPPEDA Kabupaten Sumedang telah menyusun Master Plan Kawasan Cincin Gunung Tampomas. "Kami telah berkoordinasi dengan Ketua Forum Galian, dalam rangka kepedulian para pengusaha galian C dimana akan dilakukan penyelamatan lingkungan setelah dieksploitasi," tegas Tuti.

Menurut H. Taufiq Gunawansyah selaku Direktur PT. TPK BILQIS, dalam kesempatan tersebut mengatakan menjadikan kawasan Tampomas sebagai kawasan wisata regional terpadu, pada prinsipnya merupakan proses transformasi secara sistematik dan komprehensif dari kawasan galian kepada kawasan wisata, serta terdiri dari berbagai objek wisata yang terintegrasi dengan berbasis ekowisata. "Rencana pembangunan Ekowisata Cileuksa, merupakan murni ide inisiatif dari Pemerintah Desa dan BUMDes yang ingin mereklamasi eks galian C yang merupakan di tanah kas desa menjadi cetak sawah baru. Harapan kami, setelah 5-10 tahun kedepan tampomas menjadi kawasan hijau serta ramah lingkungan," ungkap H.Taufiq.

Asep,tarungnews.com

 

Bagikan melalui:

Komentar