• Rabu, 14 April 2021

Yeni, Penderita Kanker Ganas Luput Dari Perhatian Pemerintah

Yeni, Penderita Kanker Ganas Luput Dari Perhatian Pemerintah Yeni, penderita kanker ganas warga Kampung Nyalindung RT 00 RW 008 Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut nyaris tidak mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten setempat meskipun kondisi kanker yang menyerang perutnya sudah cukup parah. DOK

Garut,TarungNews.com -Yeni, penderita kanker ganas warga Kampung Nyalindung RT 00 RW 008 Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu, Garut nyaris tidak mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten setempat meskipun kondisi kanker yang menyerang perutnya sudah cukup parah.

Yeni Suryani (51), dikabarkan sudah lebih dari 11 tahun berjuang  menahan serangan kanker ganas di bagian perutnya.

"Kami hanya keluarga miskin, jadi hanya pasrah," Ungkap Ilep suami Yeni, saat ditemui di rumahnya dan dikonfirmasi ihwal kenapa tidak merawat istrinya di rumah sakit, Senin (01/02) 

Saat ini penderita kanker ganas  itu hanya terbaring lemah di rumahnya tanpa mendapat perawatan yang layak dari tim medis. Kondisinya juga semakin memburuk, kanker terus menggerogoti istri ilep saat kondisi bengkak serta mengeluarkan darah.

Pihak keluarga mengatakan, meski berasal dari keluarga miskin, tapi Yeni sudah pernah dibawa ke beberapa rumah sakit untuk mendapat perawatan. 

Ilen mengakui perawatan istrinya di rumah sakit selama ini jeri payah semua keluarga dan ketika itu menggunakan kartu asuransi kesehatan dari pemerintah, BPJS. Tapi kini perawatan tersebut terhenti karena saat ini (semenjak pandemi covid-19 ...red) pihak keluarga kesulitan mendapatkan uang untuk operasional dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Perawatan ke rumah sakit memang menggunakan BPJS. Tapi tetap saja harus mengeluarkan uang banyak kalau mau dirawat di rumah sakit, seperti untuk biaya operasional, rental mobil, dan lain-lain, saya tidak mampu," kata dia.

Atas dasar keterbatasan biaya, maka pihak keluarga memutuskan untuk merawat Yeni di rumahnya sendiri, meski diakui pola perawatannya jauh dari kata layak untuk merawat penderita kanker ganas.

Pihak keluarga berharap ada dermawan yang bersedia membantu perawatan anaknya di rumah sakit. Sebab pihak keluarga sangat tidak mampu menanggung biaya perawatan.

Ditanya mengenai perhatian pemerintah kabupaten setempat, pihak keluarga tidak banyak berkomentar, Pungkasnya.

R.Faisal,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar