• Sabtu, 16 Oktober 2021

Wabup : Strategi Kolaborasi Membangun Garut, Langkah Dan Gerak Harus Terkoordinasi

Wabup : Strategi Kolaborasi Membangun Garut, Langkah Dan Gerak Harus Terkoordinasi Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menghadiri Workshop "Strategi Kolaborasi Membangun Garut." Acara yang dihelat oleh pihak pemerintah kabupaten (Pemkab) Garut ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Jl. Cipanas Baru Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Rabu (1/9) kemarin dengan dihadiri oleh para akademisi, dunia usaha, dan juga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)

Garut,TarungNews.com - Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menghadiri Workshop "Strategi Kolaborasi Membangun Garut." Acara yang dihelat oleh pihak pemerintah kabupaten (Pemkab) Garut ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Jl. Cipanas Baru Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Rabu (1/9) kemarin dengan dihadiri oleh para akademisi, dunia usaha, dan juga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Wabup Garut dalam sambutan pembukaannya mengatakan, untuk membangun Kabupaten Garut tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, namun perlu adanya kolaborasi dari berbagai pihak. Dengan demikian, semua langkah dan gerak juga harus terkoordinasi.

“Workshop kolaborasi membangun Garut. Kita sangat membutuhkan kolaborasi ini dalam membangun Garut, karena membangun Garut itu tidak bisa oleh satu orang, sekelompok orang, sekelompok masyarakat saja. Seluruh potensi-potensi yang ada harus bersatu, diawali dengan niat yang ikhlas, pemikiran sama, ya langkah-langkah dan geraknya juga (harus) terkoordinasi,” ujar Wabup Garut pada wawancara usai acara.

Ia berharap dengan acara ini nantinya mampu meningkatkan kolaborasi dari berbagai pihak, sehingga semuanya bergerak untuk membangun Garut menjadi lebih baik lagi.

“Harapan dari acara ini tentunya ada peningkatan kolaborasi, kita makin merekatkan hubungan, saling mengisi, saling menolong dan bahu-membahu, jangan saling membiarkan. Selain itu membangun empati (simpati) terhadap kondisi yang kita hadapi sekarang sehingga semuanya bergerak untuk membangun Garut,” jelasnya.

Senada dengan Wabup Garut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Garut, Agus Ismail, ST., MT yang hadir sebagai narasumber dalam workshop ini mengatakan, bahwa tujuan dari acara ini untuk menyelaraskan persepsi, visi dan misi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan stakeholder  lain, termasuk dunia usaha, akademisi, dan BUMN/ BUMD.

“Upaya paling penting dari hasil kolaborasi ini adalah mensejahterakan masyarakat. Khususnya guna mengurangi angka pengangguran dan juga angka kemiskinan yang ada di wilayah Kabupaten Garut,” tuturnya.

Harapannya, kemiskinan itu dapat didekati melalui berbagai variable bagaimana ada peingkatkan pendapatan masyarakat, perluasan kesempatan kerja.

“Dan tentu saja peran-peran ini juga bisa dilakukan oleh dunia usaha termasuk juga oleh dunia pendidikan. Bagaimana kemudian pendidikan bisa berkontribusi dengan penyiapan sumber daya yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan dari pada dunia usaha,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Rektor Universitas Garut (Uniga), Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng sebagai salah satu peserta workshop perwakilan dari bidang akademisi ini mengatakan, pihaknya menyambut baik acara yang digelar Pemkab Garut ini. Terlebih lagi menurutnya saat ini permasalahan yang dihadapi semakin rumit, kompleks, dan dinamis, sehingga tidak diperlukan kolaborasi dengan berbagai macam institusi.

“Ini juga dimana istilah coorperative collaboration government yang sekarang sedang tren bagaimana kita melakukan  government (pemerintahan) yang kolaboratif, artinya melibatkan semua pihak yang terkait, karena ini kita sering juga mengenal istilah pentahelix, dimana ada akademisi, ada pelaku usaha, kemudian juga ada birokrat, ada masyarakat dan media massa dan disini, pada hari ini kita melihat adanya implementasi sebagai bukti konkret dari pelaksanaannya,”papar Rektor Uniga.

Ia juga berharap dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak ini, mampu mewujudkan Garut yang bertaqwa, maju dan sejahtera.

“Pada hari ini kita juga menyamakan persepsi apa yang dihadapi oleh Garut, tantangannya seperti apa dan juga mimpi ke depan seperti apa, sehingga nanti gerakan kita kedepan semua pihak akan seiring dan seirama hingga tercapai harapannya, yaitu Garut Bertaqwa, Maju,  dan Sejahtera,” tandasnya.

Alam,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar