Jumat, 13 Desember 2019 | 12:49 WIB



Daerah

Adikarya Parlemen – Dr M Tandiontong: Genjot Pendidikan dan Infrastruktur

Selasa, 26 November 2019 | 23:06 WIB - by dg/rjs,tarungnews.com - 171 pembaca

Lintas Jabar,TarungNews.com - Bidang pendidikan dan infrastruktur masih perlu terus digenjot di Kabupaten Cianjur, karena Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sangat rendah. Dua hal inilah yang akan diperjuangkan Dr M Tandiontong SE M M AK, Sekretaris Komisi V DPRD Jabar.

Ia mengatakan, salah satu parameter dari sekian banyak bidang yang menyebabkan rendahnya IPM, yaitu bidang pendidikan. “Persoalan yang sekarang kami soroti adalah masalah guru honorer, tapi ada pernyataan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menekankan tidak ada lagi guru honorer,” tandasnya.

Selain honorer, pihaknya juga fokus masalah sarana dan prasarana bidang  pendidikan karena dianggap masih belum memadai. “Ini menjadi problem selama ini yang menjadikan  IPM Cianjur sangat rendah,” tegas kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Tak hanya itu. Proses yang menghalangi perkembangan Cianjur juga salah satunya infrastruktur yang tidak bisa diakses. Menurutnya, ada tiga hal yang harus didorong untuk Cianjur kedepan, yaitu produktifitas, kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, dan keberuntungan. 

“Coba kita bayangkan dulu pada 1970 hingga 1980 minyak begitu luar biasa. Harusnya itu menjadi sumbangsih  bagi bangsa. Kemudian batubara melonjak tajam, namun kedua hal besar tersebut tidak ada manfaat bagi  masyarakat,” ujar Tandiontong mencontohkan.

Karena itu, kepemimpinan Presiden Jokowi saat ini mendorong masalah sumber daya manusia (SDM), karena dengan modal SDM menjadi penting bagi keberlangsungan Indonesia kedepan. “Kalau sumber daya kita besar, tapi SDM kita tidak bisa me-manage, maka hasilnya akan dinikmati pihak luar,” tandasnya.

Ia juga menambahkan, saat ini ada pergeseran masalah pendapatan asli daerah (PAD) yang tadinya ada di wilayah Puncak begitu bagus, kini bergeser ke daerah Ciranjang. Hal ini disebabkan karena di wilayah Ciranjang, Mande, dan Karang Tengah sudah banyak pabrik.

Karena itu, lanjut dia, Cianjur Selatan sangat perlu dibantu. “Tapi dalam waktu dekat ini, saya akan fokus ke bidang pendidikan, yaitu masalah guru, sarana dan prasarana, dan infrastruktur. Dan yang menjadi pemikiran saya, bagaimana membuka jalan sampai ke selatan yang melewati Agrabinta, Sindang Barang sampai Cidaun, sehingga Cianjur Selatan akan terkenal dengan sebutan kota pariwisata,” ujar Tandiontong. 

dg/rjs,tarungnews.com