Minggu, 29 Maret 2020 | 21:35 WIB



Daerah

Terkait Preventif Covid-19, Kepala Daerah Kabupaten Garut Siapkan Jaminan Hidup

Selasa, 24 Maret 2020 | 01:05 WIB - by Alam,tarungnews.com - 152 pembaca

Garut,TarungNews.com - Usai pertemuan dengan para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tadi siang, Senin (23/3) Bupati, Kepala Daerah Kabupaten Garut, H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP menyampaikan perkembangan terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut.

Hari ini, ada pasien dalam pengawasan (PDP) yang akan disampaikan oleh juru bicara tim penanganan Covid-19 Kabupaten Garut," ungkap Bupati.

Bupati pun menyampaikan hasil pertemuannya dengan para pimpinan DPRD di Command Center Kabupaten Garut, Jl. Patriot Kecamatan Tarogong Kidul.

“Kami berdiskusi dan DPRD memberikan instruksi, bahwa penanganan bukan hanya preventif saja dari sisi wabah Corona, tetapi fakta-fakta yang lain yang ada diantaranya mereka yang dari kota pulang ke Garut karena tidak ada pekerjaan, dan disini timbul permasalahan baru dalam ekonomi,” kata Bupati.

Bupati menyebutkan juga bahwa Pemerintah Kabupaten Garut akan mengeluarkan Jaminan Hidup (Jadup) yang akan dikeluarkan oleh Dinas Sosial (Dinsos).

“Mungkin dalam satu dua hari ini akan ada Jadup yang dikeluarkan oleh Dinsos bagi mereka yang kesusahan dalam permasalahan ekonomi. Tapi waktunya akan lama dan ini akan kita atur,” kata Bupati

Selanjutnya Bupati menekankan kepada warga masyarakat Kabupaten Garut dalam kedisiplinan pada Social Distancing, Tidak keluar kalau memang tidak perlu mendesak, Menjaga jarak sosial dan ini harus terwujud dalam kehidupan di masyarakat dan akan terus menerus dikontrol.

“Untuk anggaran preventif corona ini dikeluarkan secara bertahap, sementara ini dikeluarkan 3 miliar untuk kurun waktu empat belas hari,” paparannya.

Ia pun menjelaskan, anggaran tersebut diantaranya 2,5 miliar untuk alat kesehatan, dan untuk tahap kedua, akan dilakukan kegiatan-kegiatan yang memperluas preventif dan kuratif juga jaminan sosial.

“Ini dari APBD Garut, dana biaya tak terduga (BTT), dan sekarang pun sudah ada instruksi dari Kementerian Keuangan bahwa kami bisa menggeser dana, baik yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) atau pun dari dana insentif daerah (DID) yang belum terpakai,” pungkasnya.

Alam,tarungnews.com