Minggu, 29 Maret 2020 | 22:50 WIB



Daerah

Ketua DPC - PD Garut Ingatkan PEMDA & APH Antisipasi kelangkaan Barang Kebutuhan Dan Lonjakan Harga

Rabu, 25 Maret 2020 | 10:41 WIB - by Alam,tarungnews.com - 97 pembaca

Garut,TarungNews.com - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC - PD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ahmad Bajuri, SE, M.si mengapresiasi langkah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam penanganan dampak perluasaan Corona Virus Disease (Covid-19).

Meski begitu, mantan Ketua DPRD Garut ini mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Aparat Penegak Hukum (APH) agar mengantisipasi masalah kelangkaan sekaligus lonjakan harga masker.

Ahmad Bajuri yang juga mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) meminta Pemda dan APH harus fokus dalam mengantisipasi kelangkaan dan lonjakan harga masker.

Kata Bajuri, dengan terbitnya Surat Edaran (SE) Bupati, diharapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) bisa mengguiden masyarakat untuk melaksanakannya melalui Pemerintah Kecamatan dan Desa.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta pemerintah untuk mengantisipasi terkait kebutuhan Sembako dan menghentikan SKPD serta Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Artinya, Pemda mesti memperhatikan penghasilan mereka untuk menghidupi keluarganya.

Ia melanjutkan, saat ini harga Kebutuhan Masyarakat (Kepokmas) sudah mulai tidak normal. Karenanya, diharapkan ada realitas program paket Sembako murah.

Selain itu, kabar adanya program bantuan bagi terdampak Covid-19 senilai Rp. 10 ribu sebaiknya segera direalisasikan serta secepatnya dilakukan pemeriksaan oleh tim dari kesehatan Puskesmas terhadap lingkungan-lingkungan tertentu," kata mantan Ketua DPRD ini, mendorong Pemda Garut untuk segera bisa melaksanakannya.

“Semoga kita sama-sama saling ihktiar dan berdoa untuk keselamatan masyarakat Garut serta semua penanganan terdampak Corona tersentral oleh pemerintah atau Satuan Tugas (SATGAS) agar sesuai dengan aturan. Salah satunya, tidak menyebarkan berita-berita yang tidak resmi agar tidak membuat kepanikan atau Panics buying di masyarakat,” pungkas Bajuri saat dihubungi via whatsapp miliknya pada Selasa kemarin (24/3).

Alam,tarungnews.com