Rabu, 8 Juli 2020 | 08:17 WIB



Daerah

C, Petugas Keamanan PKM Korban Keroyokan Di Lokasi Kerjanya

Senin, 22 Juni 2020 | 13:21 WIB - by Alam,tarungnews.com - 301 pembaca

Garut,TarungNews.com - Seorang petugas keamanan atau scurity di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut, berinisial C (24)  dikeroyok warga saat dirinya berupaya menertibkan kegaduhan yang terjadi didalam ruangan pelayanan umum pada hari Jum'at (19/6) malam, tempo hari.

Informasi yang berhasil dihimpun tim tarungnews.com kegaduhan yang berujung pemukulan terhadap C ini berawal dari adanya diskomunikasi pasca salah seorang warga Leuwigoong dinyatakan Positif Covid-19 dengan status KC-26, keterangan tersebut diterima berdasarkan hasil Swab dari tracking KC-25 sebelumnya.

Selanjutnya C memaparkan kronologi pemukulan dan pengeroyokan tersebut kepada tim tarungnews.com pada Minggu (21/6) dilokasi sekitar TKP.

Peristiwa pemukulan dan pengeroyokan terjadi pada hari Jum'at malam. Awalnya saat itu saya bersama dua orang rekannya sedang bertugas dan tengah istirahat didepan lobi ruang pelayanan umum, selanjutnya datanglah sekelompok masyarakat yang belakangan diketahui mereka yang datang berasal dari empat kampung, awalnya mereka yang datang hanya beberapa motor saja dengan suara knalpot dibisingkan dihalaman PKM," kata C memaparkan ikhwal kedatangan rombongan yang mengkeroyoknya.

Ia melanjutkan, "dari cara mereka masuk halaman dan berada di parkir saya membaca ada gelagat yang tidak beres dari sekelompok pendatang tersebut dan saya pun menjaga jarak dari mereka serta langsung menginformasikannya kepada rekan kerja.

Selang beberapa lama dari mereka berada didalam ruangan saya mendengar suara gaduh dan saya pun masuk ke ruangan," papar C.

Dalam kegaduhan tersebut saya menyaksikan diantara mereka yang datang itu menggebrak meja, bersuara kasar dan menendang dinding meja pelayanan umum hingga rusak, dan itu terjadi dihadapan Kapus dan Dokter," kata C kepada crew media.

Menyaksikan perbuatan tersebut di lokasi kerjanya,  C berupaya untuk menertibkannya.

Menyaksikan kejadian tersebut saya pun langsung berupaya menertibkannya, tapi beberapa orang langsung memukuli saya dari arah belakang dan depan, ada juga diantara mereka menendang pinggang yang saat itu posisi leher saya dikunci seseorang dari samping," papar C.

Saat itu seseorang mengamankan saya ke belakang hingga datang aparat keamanan dari Polsek (Kepolisian Sektor) setempat.

Pihak keluarga tidak terima atas perbuatan pemukulan dan pengeroyokan ini, saya pun langsung melakukan visum d PKM Leles.

Setelah bermusyawarah dengan keluarga kami sepakat untuk melaporkan perbuatan pemukulan dan pengeroyokan tersebut kepada pihak yang berwajib," pungkas C menutup keterangannya kepada tarungnews.com.

Alam,tarungnews.com