Kamis, 24 September 2020 | 23:54 WIB



Daerah

Dianggap Mendiskreditkan Profesi, Oknum Ketua APDESI Garut Menuai Kecaman Dari Awak Media

Jumat, 7 Agustus 2020 | 22:08 WIB - by Alam,tarungnews.com - 663 pembaca

Garut,TarungNews.com - Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Garut, H. Asep Basir, HC alias Isep dianggap secara terang-terangan menghina, melecehkan, dan atau mengkerdilkan wartawan, jurnalis.

Kejadian tersebut terjadi pada tanggal 22 Juli 2020, pukul 10.11 WIB di kantin Kantor DPMD, Jl. Otto Iskandardinata, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Dari percakapan Isep kepada salah seorang awak media di Kabupaten Garut, ia mengatakan bahwa wartawan yang boleh berkunjung ke desa hanya yang memiliki kartu PWI.

Ia juga mengatakan, apabila ada wartawan berkunjung ke desa hendaknya diusir oleh pihak desa juga pintunya dikunci agar wartawan tidak masuk. Dan jika wartawan tetap ngotot masuk maka silahkan laporkan ke Polisi," kata Isep kepada awak media.

Atas ungkapan dari Ketua Apdesi tersebut, beberapa awak media di Garut, diantaranya Yohanes, Wahyu, Ajang dan H. Ujang Selamet. Mereka sangat menyayangkan dan mengecam sikap dan ucapan Ketua Apdesi Kabupaten Garut yang dinilai tidak memiliki sumber daya manusia (SDM) yang tidak kompeten bagi seorang Ketua Apdesi tingkat Kabupaten.

Awak media menyampaikan hal tersebut kepada pihak Diskominfo Kabupaten Garut, dan diterima oleh sekretaris dinas (Sekdis). Ia mengatakan, sikap seperti itu dilatarbelakangi karena kurangnya SDM. Saya rasa itu terjadi karena kurangnya SDM,” kata Sekdis.

Ketidakpuasan atas jawaban yang dilontarkan Sekretaris Diskominfo, mereka mengadukan kembali penghinaan yang mendiskreditkan wartawan tersebut kepada Asisten Daerah (Asda) I, H. Nurdin Yana yang kemudian memfasilitasi untuk mediasi antara wartawan dengan pihak Apdesi, namun disayangkan Isep sendiri tidak bisa hadir dikarenakan saat itu dirinya akan dilantik sebagai Ketua Apdesi Garut, dan mediasi pun diwakili Ketua Parade beserta sejumlah SKPD Garut," papar Ujang Slamet yang menjadi Kepala Biro Garut Media Patroli.

Untuk selanjutnya terkait pernyataan yang melukai perasaan profesi wartawan tersebut, kami dan para awak media lainnya yang tergabung meminta kasus ini segera diklarifikasi oleh pihak terkait dan meminta permohonan maaf dibeberapa media cetak dan online yang sifatnya lokal ataupun nasional," ucap Ujang.

Atas ketidakpuasan awak media, rekan-rekan wartawan berjanji akan mendatangkan massa Jurnalis, Ormas, LSM lebih besar lagi dikarenakan sikap dan tindakan Isep yang dinilai sudah mendiskeditkan profesi wartawan dan sangat menyakiti insan PERS," pungkas Kepala Biro ini Kepada Crew tarungnews.com di Garut, Jum'at (7/8).

Alam,tarungnews.com Biro Garut