• Selasa, 30 November 2021

Polres Garut Ekspose Kasus Pemuda Bunuh Pacar Karena Cemburu

Polres Garut Ekspose Kasus Pemuda Bunuh Pacar Karena Cemburu Kepala Kepolisian Resort Garut, AKBP. Adi Benny Cahyono saat jumpa pers pengungkapan kasus pembunuhan wanita muda di Markas Polres Garut, Senin (8/2) kemarin. photo Antara

Garut,TarungNews.com - Kepolisian Resort (Polres) Garut mengungkap motif pembunuhan dilakukan seorang pemuda terhadap korban insial WT (21) yang tak lain pacarnya sendiri.

Pembunuhan dilakukan pelaku secara sadis di pinggiran Sungai Cimalaka, Kabupaten Garut, Jawa Barat karena dilatar belakangi perasaan cemburu.

"Modus pelaku tersebut karena merasa cemburu melihat korban sering chatting dengan lelaki lain," kata Kepala Kepolisian Resort Garut, AKBP. Adi Benny Cahyono saat jumpa pers pengungkapan kasus pembunuhan wanita muda di Markas Polres Garut, Senin (8/2) kemarin.

Ia menuturkan, tersangka berinisial DH (21) warga Banyuresmi, Garut mengaku kesal dengan pacarnya "WT" (...red) karena dianggap telah selingkuh. Pelaku lalu membawa korban ke daerah Sucinaraja yang jauh dari pemukiman warga, Selasa (2/2).

Pelaku di lokasi kejadian di pinggiran Sungai Cimalaka, Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja mencekik korban hingga tidak berdaya, lalu pelaku mengambil bambu yang ada disekitarnya untuk ditusukkan ke bagian tubuh korban hingga akhirnya meninggal dunia.

Pelaku selanjutnya meninggalkan korban. Korban ditemukan warga setempat, Jumat (5/2) pagi dengan kondisi sudah menimbulkan bau tak sedap.

"Pelaku berhasil diketahui 2x24 jam berdasarkan penyelidikan Satreskrim Polres Garut dan Resmob Polda Jabar, hasilnya mengarah ke DH ini," kata Kapolres.

Ia menyampaikan, tersangka sebelum ditangkap sudah terjerat kasus hukum lainnya yaitu pencurian di wilayah hukum Polsek Tarogong Kidul, selanjutnya dibawa ke Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan hukum kasus pembunuhan tersebut.

Dalam kasus pembunuhannya itu, kata Kapolres, tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP atau 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Tersangka diancam hukuman 15 tahun penjara," katanya.

Sebelumnya, korban yang berprofesi sebagai buruh pabrik berpacaran dengan pelaku, beberapa foto antara pelaku dan korban sempat dipublikasikan di media sosialnya.

Korban yang ditinggalkan ayahnya meninggal dunia, dan ditinggal kerja ibunya ke luar negeri itu menjadi korban pembunuhan oleh orang terdekatnya.

Alam,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar