• Sabtu, 16 Oktober 2021

Dua Galian C Tak Berizin dan Merusak Lingkungan Disegel Tim Gabungan KLHK

Dua Galian C Tak Berizin dan Merusak Lingkungan Disegel Tim Gabungan KLHK Dua Galian C yang berada di daerah di Kampung Cilampahan dengan luas 18,7 hektare dan lahan seluas 13,7 hektare di Kampung Citapen Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta di segel oleh Tim Gabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) istimewa.

Purwakarta,TarungNews.com – Dua Galian C yang berada di daerah di Kampung Cilampahan dengan luas 18,7 hektare dan lahan seluas 13,7 hektare di Kampung Citapen Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, akhirnya di segel oleh Tim Gabungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang di duga tidak berizin, merusak lingkungan dan infrastruktur.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan Ditjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sustyo Iriyono dalam siaran persnya mengatak, operasi penindakan yang dilakukan oleh KLHK bermula dari pengaduan masyarakat, aktivitas galian C itu menimbulkan kerusakan lingkungan dan membahayakan kehidupan masyarakat setempat, tegas Sustyo.

Tim gabungan KLHK mengamankan dua orang penanggung jawab lapangan, masing-masing berinisial DS (46) dan MY (35), keduanya merupakan warga Purwakarta, Petugas juga menyita lima unit ekskavator dan 23 unit dump truk sebagai barang bukti.

Menurut Sustyo , pelaku akan dikenakan pidana yaitu pasal 98 Ayat (1) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar, katanya.

Berawal dari pengaduan masyarakat Tim Ditjen Gakkum KLHK segera berkoordinasi dengan Brimob Polri, dan Sub Denpom Purwakarta, untuk melakukan penindakan.

Dirjen Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani, mengatakan KLHK tidak akan berhenti menindak tegas pelaku kejahatan lingkungan hidup, termasuk kejahatan tambang ilegal yang menimbulkan kerusakan lingkungan dan penindakan ini harus menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan lainnya. Kita tidak boleh membiarkan pelaku kejahatan tambang ilegal, tegas Ridho Sani.

Yud,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar