Selasa, 31 Maret 2020 | 13:58 WIB



Lingkungan

Diduga Akibat Guncangan Gempa Tebing Perumahan Setinggi 12 Meter Ambruk

Jumat, 21 Februari 2020 | 21:37 WIB - by Alam/Ade,tarungnews.com - 142 pembaca

Garut,TarungNews.com - Belakangan ini hujan mengguyur kota dodol secara bergantian, curah hujan yang tinggi menjadi salah satu penyebab terjadi longsor di Limbangan, Juma'at pagi (21/02). Selain itu diduga ada faktor pengaruh gempa Tasik yang terjadi beberapa saat sebelum kejadian. Hal tersebut untuk sementara ini yang menjadi dugaan kejadian dari petugas BPBD Garut.

Tembok Penahan Tanah (TPT) sebuah perumahan di wilayah Limbangan, Kabupaten Garut tiba-tiba runtuh. Kabar runtuhnya TPT tersebut dampak dari gempa 4,9 SR yang mengguncang Tasikmalaya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut, Tubagus Agus Sofyan membenarkan hal itu. Menurut Tubagus, tembok ambruk Jumat pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Tubagus menjelaskan, TPT Perum Pondok Indah Palasari, Cijolang, Limbangan itu ambruk seketika. Kejadiannya sekitar jam 8 lebih. Diduga kuat tembok ambruk dampak dari gempa 4,9 skala ritcher yang terjadi di Tasikmalaya Jumat pagi ini.

“Iya (dampak gempa),” jawabnya.

Tembok yang runtuh tersebut tingginya mencapai 12 meter dengan panjang sekitar 50 meter. Video detik-detik ambruknya tembok tersebut tersebar dan menjadi perbincangan warganet di sosial media dan WAG.

Tubagus mengatakan, pihaknya saat ini tengah mengecek lokasi dan melakukan pendataan. Data sementara, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.

“Kami mengimbau warga untuk berhati-hati,” pungkasnya.

(Alam/Ade),tarungnews.com