Rabu, 15 Juli 2020 | 14:24 WIB



Lingkungan

Warga Dua Kabupaten Menyatakan Sikap Dan Desak Kades Melanjutkan Pelebaran Jalan

Rabu, 4 Maret 2020 | 12:17 WIB - by Alam,tarungnews.com - 1.015 pembaca

Garut,TarungNews.com - Warga masyarakat di dua Kabupaten dan 3 kecamatan dj Garut, tepatnya warga Desa Sukamurni Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut, Desa Mangunjaya Kecamatan Banjarwangi dan warga Desa Tenjowaringin Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya berbondong-bondong menyatakan sikapnya terkait keberlangsungan pembangunan pelebaran dan pemeliharaan ruas jalan dengan lebar 8 meter dan panjang 8000 meter yang menghubungkan kedua kecamatan ini, 4/03/2020.

Pernyataan tersebut dituangkan dalam bentuk surat pernyataan bersama lengkap dengan mencantumkan nama dan masing-masing memberikan tanda tangan," kata Dadang warga Kecamatan Banjarwangi.

Dadang menambahkan, pernyataan sikap kami sampaikan bersama warga masyarakat yang lain terkait dihentikannya pengerjaan pekerjaan pemeliharaan dan pelebaran ruas jalan Cilawu - Banjarwangi yang selama ini dibutuhkan warga untuk penunjang berbagai aktifitas masyarakat seperti di bidang perekonomian, akses transportasi umum dan jalan pintas antar wilayah, antar kota dan antar kabupaten.

Sementara itu, secara terpisah Dayat, warga Sukamurni menyebutkan kalau jalan ini sangatlah dibutuhkan keberadaannya oleh warga masyarakat di dua kecamatan ini khususnya dan sudah sangat lama warga masyarakat menantikannya.

Jalan ini bukanlah jalan yang baru dibuka sekarang-sekarang ini, keberadaannya sudah sejak dahulu kala dan kata orang tua di masyarakat kami menceritakan pada tahun 1960 jalan ini menjadi jalan Padati yang hanya selebar untuk roda dua saja dengan kondisi jalan yang terintangi belukar, sangat tidak layak.

Oleh karena itu kami gembira dan tasyakur dengan disetujuinya kebutuhan kami yang disampaikan berkali-kali melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat desa yang mana sebelumnya pun sudah berkali-kali diajukan tapi baru sekarang ini kebutuhan kami bisa terwujud.

Namun kegembiraan kami ini harus bersambut was-was dan kecewa kalau sampai pengerjaan jalan ini terhenti karena adanya aspirasi lain yang menganggap dalam pembangunan ini ada hal-hal yang terlewatkan," papar Dayat membeberkan ihwal persoalan.

Dari pihak warga masyarakat Tenjowaringin, Aceng menyikapi "isu yang terkesan dipaksakan itu kami menganggapnya sebagai aspirasi yang justru akan menunjang percepatan realisasi pembangunan. Hanya kami kecewa kenapa harus dengan cara menggulirkan isu-isu yang tidak tepat dengan keadaan yang sebenarnya," ungkap Aceng menyayangkan isu yang beredar tersebut.

Atas isu-isu yang tidak tepat tersebut mengakibatkan dihentikannya pengerjaan pembangunan yang kami butuhkan dan kami harapkan sejak dulu maka kami secara bersama-sama sepakat untuk melayangkan surat pernyataan sikap kepada pemerintah sebagai bahan meluruskan isu agar sesuai dengan objek yang sebenarnya, bersamaan dengan ini kami sekaligus mendesak Kepala Desa untuk tetap melanjutkan pengerjaan pembangunan pelebaran jalan yang sangat bermanfaat baik untuk sekarang maupun kedepannya.

 Adapun surat pernyataan sikap yang dimaksud itu sudah kami lampirkan berikut tanda tangan warga yang peduli pembangunan ini," papar Aceng menyampaikan keterangannya kepada tarungnews di Garut.

Alam,tarungnews.com