• Sabtu, 16 Oktober 2021

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Ditetapkan Menjadi Tersangka Oleh KPK

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Ditetapkan Menjadi Tersangka Oleh KPK Konferensi pers KPK dalam penetapan tersangka Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, Andri Wibawa, dan M Totoh Gunawan terkait korupsi anggaran bansos Covid-19 Kamis (1/04/2021). istimewa

Jakarta,TarungNews.com – Bupati Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, di tetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 dan tersangka Aa Umbara Sutisna diduga menerima sejumlah feedari proyek tersebut.

Selain Aa Umbara Sutisna, KPK juga menetapkan Andri Wibawa, anak Aa Umbara Sutisna selaku pihak swasta, serta M. Totoh Gunawan, pemilik PT JDG (Jagat Dir Gantara) dan CV SSGCL (Sentral Sayuran Garden City Lembang)

Waki Ketua KPK Alexander Marwata, dalam jumpa pers di gedung KPK, Kamis (1/4/2021), mengatakan dalam proses penyidikan perkara tim penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 orang saksi, terdiri ASN pada Pemkab Bandung Barat dan beberapa pihak swasta lainnya, tegas Alexander Marwata.

Untuk kepentingan penyidikan, penyidik KPK melakukan penahanan terhadap tersangka M. Totoh Gunawan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai tanggal 1 April 2021 sampai dengan 20 April 2021 di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur, ujarnya.

Penyidikan kasus ini dimulai sejak 26 Februari 2021. Perbuatan tindak pidana dilakukan secara bersama-sama, di mana Andri disebut melakukan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi.

Mereka bertiga diduga terlibat dalam korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

Dalam Kasus tersebut Bupati Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dijerat Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 dan Pasal 12B Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 56 KUHP.

Sedangkan untuk tersangka Andri Wibawa dan M Totoh Gunawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 56 KUHP.

Dar,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar