• Sabtu, 16 Oktober 2021

Kejari Garut Selidiki Dugaan Penyimpangan Bansos Covid-19

Kejari Garut Selidiki Dugaan Penyimpangan Bansos Covid-19 Kejaksaan Negeri Garut.

Instruksi Jaksa Agung, Kepada pimpinan kejaksaan baik Kejaksaan Tinggi hingga Kejaksaan Negeri tiap daerah untuk mensukseskan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari 3 - 20 Juli mendatang.

Garut,TarungNews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, Jawa Barat mulai menyelidiki dugaan penyimpangan bantuan sosial (Bansos) Covid-19 yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Garut.

Untuk Bansos sampai hari yang menyangkut Covid-19 kemarin ada beberapa (laporan ...red), salah satunya pembagian PPKH," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Garut, Sugeng Hariadi, Sabtu (3/7) kemarin.

Menurutnya sejak Bansos gencar diberikan pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, Kejaksaan sudah menerima beberapa laporan ihwal dugaan penyimpangan di masyarakat.

"Sudah ada beberapa laporan yang sedang kita tindaklanjuti, ada salah satu desa yang dilaporkan kepada kami. Kami sedang melakukan cek data," ujar Kajari.

Dalam pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19, Kejaksaan Agung (Kejagung) mendapatkan titah untuk mengawasi jalannya pengadaan Bansos hingga pendistribusian kepada warga yang berhak mendapatkan bantuan.

Bahkan dalam instruksi Jaksa Agung, Kepada pimpinan kejaksaan baik Kejaksaan Tinggi hingga Kejaksaan Negeri tiap daerah untuk mensukseskan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari 3 - 20 Juli mendatang.

Ada lima instruksi Jaksa Agung yang disampaikan kepada kami dalam PPKM Darurat ini," ujar Kajari Garut ini.

Alam/tarungnews.com Biro Garut

 

Bagikan melalui:

Komentar