• Sabtu, 16 Oktober 2021

Ajai M Priatna Walikota Cimahi Nonaktif Divonis Hakim Tipikor 2 Tahun Penjara

Ajai M Priatna Walikota Cimahi Nonaktif Divonis Hakim Tipikor 2 Tahun Penjara Vonis 2 Tahun tersebut dijatuhkan Majelis Hakim yang diketuai Sulistiyono di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan L. L. R. E. Martadinata, Kota Bandung, Rabu, ( 25/8/2021) photo Istimewa

Bandung,TarungNews.com - Ajay M Priatna mantan Walikota Cimahi, dinyatakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung terbukti menerima gratifikasi berkaitan dengan proyek pengembangan Rumah Sakit Umum (RSU) Kasih Bunda di Cimahi.

Ketua Majelis Hakim Sulistiyono  memberikan vonis selama 2 Tahun Penjara di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan L. L. R. E. Martadinata, Kota Bandung, Rabu, ( 25/8/2021)

Ajay juga dihukum membayar uang pengganti Rp 1,5 miliar, Dalam uraian Majelis Hakim menyatakan Ajay terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan ke satu Pasal 12 huruf a UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Hal memberatkan, perbuatan yang dilakukan terdakwa tidak mendukung pemberantasan korupsi.

Sedangkan hal meringankan, terdakwa Ajay belum pernah dihukum.

Atas vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim, terdakwa Ajay dan penasihat hukumnya menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan jaksa KPK.

Namun vonis 2 tahun penjara tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa KPK yang meminta terdakwa dihukum 7 tahun penjara.

Sebelumnya, Ajay dituntut oleh jaksa KPK dengan hukuman 7 tahun penjara denda Rp 300 juta subsidair 6 bulan kurungan. Selain hukuman badan, Ajay juga diharuskan membayar denda sebesar Rp 300 juta subsidair 6 bulan penjara.

Ajay juga dituntut membayar uang pengganti Rp 7 miliar lebih yang akan diperhitungkan dengan uang yang sudah disita sebesar Rp 5 miliar. Jika tak membayar uang pengganti dalam waktu satu sebulan setelah putusan dinyatakan inkrah, maka harta bendanya disita dan dilelang. Jika harta benda tak memenuhi, diganti pidana penjara selama 1 tahun.

Sementara mantan Walikota Cimahi Ajay, mengatakan akan pikir-pikir terlebih dahulu atas putusan Majelis Hakim tersebut.

"Kami masih pikir-pikir terlebih dahulu, saya harapannya tidak merasa apa-apa, tidak merasa berbuat yang keliru, karena semata-mata hanya ketidaktahuan," kata Ajay usai persidangan.

Ferr,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar