Senin, 27 Januari 2020 | 22:44 WIB



Nasional

PT Asuransi Jiwasraya Diduga Rugikan Negara Rp 13,7 Triliun

Kamis, 19 Desember 2019 | 00:47 WIB - by Dar,tarungnews.com - 139 pembaca

Jakarta,TarungNews.com – Kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sedang gencar di tangani oleh Kejaksaan Agung dari hasil penyelidikan, kejagung telah menemukan potensi kerugian negara mencapai Rp 13,7 triliun jumlah yang sangat fantastis.

Penjelasan yang di sampaikan oleh Jam Pidsus Kejagung Adi Toegarisman, bahwa dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya disidik oleh Kejaksaan Agung pada 17 Desember 2019, sebelumnya, sejak status kasus ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan pada Juni 2019, pengusutan dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Sebanyak 89 saksi telah di periksa. Saat ini pengumpulan alat bukti serta koordinasi dengan sejumlah lembaga untuk menghitung kerugian negara akibat dugaan korupsi itu juga tengah dilakukan, ujar Adi Toegarisman di Jakarta (18-12-2019).

Menurut Jaksa Agung ST Burhanuddin, penghitungan kerugian negara sudah di lakukan sejak bulan Agustus 2019, sampai Agustus 2019 PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menanggung potensi kerugian negara sebesar Rp 13,7 triliun.

Potensi kerugian negara itu muncul karena pelanggaran dalam pengelolaan dana yang dihimpun dari produk asuransi JS Saving Plan, produk itu mengalami gagal bayar terhadap klaim yang sudah jatuh tempo, sudah terprediksi oleh BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan),” tutur Jaksa Agung.

Jaksa Agung Muda tindak pidana khsusus (JAM Pidsus) sudah menerbitkan surat perintah penyidikan nomor trim 33/F.2/Fd.2/12 tahun 2019 tertanggal 17 desember 2019, ujar Jaksa Agung.

Dar,tarungnews.com