• Rabu, 14 April 2021

Kemenkominfo Diminta Blokir Situs Porno Dalam Buku Pelajaran Sekolah

Kemenkominfo Diminta Blokir Situs Porno Dalam Buku Pelajaran Sekolah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi (istimewa)

Bandung,TarungNews.com – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi telah telah mengirim surat kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk segera menutup tautan situs porno yang ada dalam mata pelajaran Sosiologi SMA.

Surat yang ditujukan ke Kemendikbud minta agar lebih selektif dalam memeriksa yang terkait buku-buku bahan ajar yang akan diterbitkan jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi, ujar Dedi Supandi.

Dikatakan Kadisdik Jabar, sementara ini buku yang sudah beredar itu tidak digunakan oleh sekolah menunggu kebijakan berikutnya.

Kemudian, pihaknya juga sudah menarik buku tersebut untuk ditampung di perpustakaan. Bukan untuk dimusnahkan, melainkan untuk disimpan dulu hingga website berisi konten dewasa itu diblokir, tegas Kadisdik.

Dedi Supandi menjelaskan, buku sosiologi tersebut memang terdapat link website yang mengadung konten dewasa. Buku itu terbit tahun 2010, dan pihaknya sudah melakukan klarifikasi terhadap pihak yang membuat website tersebut.

Awalnya, laman dalam buku sosiologi SMA kelas III itu tidak memuat konten dewasa. Namun lantaran kondisi finansial, tahun 2014 lalu situs tersebut ditutup.

"Tiba-tiba di dalam buku masuk dan sekarang buku tersebut berisi tentang situs orang dewasa," ungkap Dedi.

Sementara menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Aksi Guru Indonesia FAGI, Iwan Hermawan meminta agar para penulis buku, jika memberi tautan situs dalam materinya, sebaiknya merujuk pada situs resmi pemerintah, agar keamanannya bisa terjamin, kata Iwan.

rjs,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar