• Sabtu, 16 Oktober 2021

Disambangi Kadisdik Saat Belajar, Kembar Siam di Garut Minta Diganti Kursi Roda Belajar

Disambangi Kadisdik Saat Belajar, Kembar Siam di Garut Minta Diganti Kursi Roda Belajar Anak kembar siam, Al Putri Dewi Ningsih dan Al Putri Anugrah, putri dari pasangan Iwan Kurniawan dan almarhumah Yani, warga Kampung Padasari RT 03/07, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, kini sudah duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegalpanjang 1 di Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. DOK

Garut,TarungNews.com - Baru diketahui publik saat ini, anak kembar siam, Al Putri Dewi Ningsih dan Al Putri Anugrah, putri dari pasangan Iwan Kurniawan dan almarhumah Yani, warga Kampung Padasari RT 03/07, Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, kini sudah duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegalpanjang 1 di Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut.

Karena kebijakan pemerintah tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah baru kali ini dilakukan dimasa pandemi Covid-19. Sehingga, anak kembar siam ini baru diketahui dan sampai ke telinga Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut yang responsif meninjau langsung aktivitas anak kembar siam tersebut saat belajar di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut, Totong S Pd M Si, didampingi Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) H Entib Satibi S IP MM Pd, berkunjung ke SDN Tegalpanjang 1, di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Rabu (18/08/2021). Yang mana mana kedatangan Kadisdik adalah wujud apresiasi kepada anak kembar siam khususnya yang telah bisa ikut belajar secara tatap muka bersama siswa lainnya di sekolah.

“Ini sangat luar biasa, pas hari pertama masuk sekolah PTM terbatas, menerima WA dari pak Korwil. Dengan kondisi keterbatasannya Al Putri Dewi Ningsih dan Al Putri Anugrah bisa sekolah, sangat antusias untuk belajar dan ini harus kita dorong,” ujar Totong, saat meninjau anak kembar siam, di SDN Tegalpanjang 1.

Lanjut disampaikan Totong, saat berbincang dengan anak krmbar siam tersebut, kelihatan mereka senang dan ceria bisa belajar bersama di sekolah dengan teman siswa lainnya dan anak ini juga dirumah rajin membaca buku. Mereka, sambung Totong, setiap diantarkan orangtuanya ke sekolah.

“Saya tanya ternyata ibunya meninggal sembilan bulan lalu. Luar biasa perjuangan bapaknya mengurusi, mengantarkan anaknya ke sekolah. Dan bagi kita tidak ada diskriminasi kepada siapapun. Justru dengan keterbatasan anak ini, akan menjadi motivasi kepada teman-temannya yang lain. Makanya saya menghimbau untuk warga Garut, mari kita gelorakan untuk sekolah,” tandasnya.

Untuk kemudahan anak kembar siam tersebut dalam aktivitas belajar, Totong pun berjanji akan menyediakan fasilitas kursi roda khusus yang lebih nyaman.

“Mereka minta diganti tempat belajar kursi roda, kita setujui dalam waktu secepatnya. Kita akan siapkan modifikasi kursi rodanya dan juga supaya orang tuanya saat antar jemput tidak sulit dan anak ini merasa lebih nyaman, karena bapaknya ini mengantar menggunakan motor, kurang lebih 30 menit perjalanan,” papar Kadisdik.

Dalam kunjungan tersebut, sebagai bentuk apresiasi, Kadisdik Garut memberikan bingkisan paket peralatan sekolah untuk Al Putri Dewi Ningsih dan Al Putri Anugrah.

“Semoga anak ini menjadi anak pintar, sholehah, selalu diberikan kesehatan dan menjadi kebanggaan orangtua dan kita semuanya,” pungkasnya.

Irwi/Alam,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar