• Minggu, 5 Desember 2021

IKA SMAN 5 Bandung Gelar Vaksinasi Massal “Aksi Lima Vaksin Gendong”

IKA SMAN 5 Bandung Gelar Vaksinasi Massal “Aksi Lima Vaksin Gendong” Menteri Kesehatan Bugi Gunadi sadkin didampingi Wakil Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil saat memantau pelaksanaanvaksinasi di SMAN 5 Bandung (foto:humas).

Bandung,TarungNews.com - Dalam upaya membantu pemerintah melakukan percepatan pembantukan Herd Immunity di Kota Bandung,  seluruh Civitas Akademika Sekolah dan Para Alumni SMA 5 Bandung yang prakarsai oleh Ikatan Alumni SMAN 5 Bandung, mengelar vaksinasi massal dengan tema “ Aksi Lima Vaksin Gendong”. 

Menurut Wakil Ketua Ikatan Alumni SMAN 5 Bandung bidang Eksternal, Nur Dina, kegiatan Vaksinasi  yang diselenggarakan olah  para Alumni SMAN 5 kemarin, merupakan vaksinasi dosis dua yang iikuti sekitar 1.000 orang.  Sedangkan vaksinasi dosis  satu, sudah dilaksanakan pada 28 Agustus lalu.

Kegiatan vaksinasi dosis dua kemarin, yang kita selenggarakan bertepatan dengan HUT Kota Bandung ke 211 tanggal 25 September 2021,  sedikit unik dengan adanya aksi DJ Oleh Kang Herry Iskandar yang merupakan Anggota Kominitas DJ SMA Negeri 5 dan hiburan screen layar lebar tampilan media visual , kata Nur Dina saat ditemui di SMAN 5 Bandung, Selasa (28/09/2021).

Pertunjukan tersebut juga bertujuan agar para peserta terhibur dan tidak jenuh menunggu antrian panggailan divaksin. Uniknya lagi, para peserta yang mendaftar mendapatkan voucher belanja discount 70% dan saat pulang dengan membawa Goody Bag dari berbagai partisipan sebagai buah tangan kegiatan.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin serta Ibu Gubernur Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil yang juga merupakan alumni SMAN 5 Bandung ,Ka Satgas Covid Jabar, KA Satgas percepatan penanganan Vaksin Jabar. Kadisdik Jawa Barat, serta Kepala sekolah SMAN 5 Bandung dan para undangan dari berbagai Profesi.

Untuk pelaksanaannya sendiri, kita melibatkan tenaga kesehatan, ,  para panitia, administrasi kesehatan, para vaksinator terdiri dari 50 orang Dokter Spesialis dan dukungan logistik. “Semuanya dari para Alumni SMAN 5 Bandung berbagai angkatan tua dan muda, semua menyatu bersinergi, ” paparnya.

Untuk peserta didik SMAN 5 Bandung, seluruhnya, sudah divaksin baik dosis satu maupun dosis dua, dengan demikian kita berharap agar adik-adik peserta didik SMAN 5 Bandung dapat mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) dengan tenang. Namun walaupun sudah divaksi, tetap saja harus disiplin dalam protocol kesehatan yang telah disiapkan dan diterapkan di lingkungan SMAN 5 Bandung ini, ujar Nur.

Sementara itu ditempat terpisah,  Anggota DPRD Jabar Haru Suandharu mengatakan, sudah divaksin bukan berarti covid-19, untuk kita harus tetap ikhtiar dan disiplin dalam prokes 3 M.

“Vaksinasi itu ikhtiar,  namun, buakan berarti sudah di vaksin kita bebas dari covid-19, itu salah. Hal ini, saya alami sendiri,  saya sudah divaksin satu dan dua, tetapi karena kurang disiplin dalam prokes, akhirnya saya terpapar covid-19 juga, ujar Heru di Gedung DPRD Jabar, Rabu (29/09/2021).

“Saya dua kali mengalami terkena covid-19, pertama sebelum di vaksin, dan kedua kalinya, malah sesudah divaksin dosis dua”, unagkapnya.

Untuk itu, Heru berpesan kepada siapa saja, khususnya masyaakat Jabar, meskipun sudah mendapatkan vaksin dua kali, namun kita harus tetap menjaga protocol Kesehatan agar bisa terhindar dari covid-19. Dan jangan sampai penurunan level PPKM membuat warga jadi lengah terhadap penerapan protocol Kesehatan.

Mari kita, jaga kesehatan diri, keluarga, lingkungan bersama dengan tetap mematuhi dan disiplin dalam prokes denganmemakai masker dan tidak berkerumun dan sering mencuci tangan dengan sabun/ semprot hansanitezer, himbaunya.

dbs/sein/rj,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar