• Minggu, 5 Desember 2021

Disdik Jabar dan Ditresnarkoba Polda Jabar Gelar Pelatihan Pencegahan Narkoba Ditingkat Sekolah Menengah

Disdik Jabar dan Ditresnarkoba Polda Jabar Gelar Pelatihan Pencegahan Narkoba Ditingkat Sekolah Menengah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Dedi Supandi, (Photo Nizar Al Fadillah Disdik Jabar)

Bandung,TarungNews.com – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Ditresnarkoba Polda Jabar melaksanakan Pelatihan Guru dalam Rangka Pengampu Materi Pembelajaran Pencegahan Narkoba Tingkat Sekolah Menengah" di Hotel Horison, Kota Bandung, Kamis (21/10/2021). Kegiatan yang diinisiasi oleh Reserse Narkoba Polda Jabar tersebut dihadiri puluhan perwakilan guru dari berbagai sekolah se-Bandung Raya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, Dedi Supandi mendukung dan menyambut baik upaya Polda Jabar dalam pencegahan penyalahan narkoba bagi pelajar. Ia pun mendorong seluruh satuan pendidikan untuk mengupayakan pelaksanaan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di kalangan pelajar.

Menurut Kadisdik Jabar, nantinya pelajaran tentang narkoba ini akan masuk dalam mata pelajaran pendidikan jasmani dan olah raga namun sebelumnya akan dirapatkan dulu melalui MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Masuknya nanti ke muatan lokal," ujar Dedi Supandi kepada awak media.

Lebih jauh Kadisdik Jabar Dedi Supandi menjelaskan, pihaknya sudah membuat rencana kerja yang harus dilakukan sekolah dalam mendukung program P4GN. Di antaranya, penentuan lingkungan sebagai sasaran pelaksanaan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba, pembentukan tim pelaksana pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah, pembekalan tim pelaksana di bidang pencegahan, pembuatan rencana aksi hingga pelaksanaan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.

"Karena itu guru-guru akan dilatih juga terkait pelajaran bahanyanya penyalahgunaan narkoba ini. Ditambah juga dari para siswanya ke depan melalui Forum Siswa Sadar Hukum," jelasnya.

Sebelum di Jawa Barat, lanjut Dedi, pembelajaran ini akan menyasar dulu sekolah-sekolah di Bandung Raya. Sementara untuk di seluruh Jawa Barat implementasinya akan dilaksanakan pada semester mendatang pada pertengahan Januari 2022.

"Perlu waktu karena jumlah siswa SMA untuk kelas 10 di Jawa Barat berjumlah sekira 1.870.000 orang,"jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kadisdik pun menerima buku berupa modul bahan ajar Strategi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dari Reserse Narkoba Polda Jabar.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Pol. Rudy Ahmad Sudrajat menjelaskan, buku tersebut menjadi acuan dalam program penyuluhan pencegahan narkoba kepada pelajar. "Kita sudah susun terpadu oleh pihak provinsi dan Polda Jabar. Ada banyak materi yang sudah disiapkan yang bisa guru sampaikan kepada siswa," tuturnya.

Melalui modul dan progrum tersebut, Rudy berharap para siswa mengetahui bahaya narkoba. "Selain itu, diharapkan siswa mampu menangkal upaya-upaya orang tertentu yang berniat menjerumuskan mereka," pungkas Rudy.

rjs,tarungnews.com

 

 

Bagikan melalui:

Komentar