Minggu, 29 Maret 2020 | 23:19 WIB



Politik

Anggota DPR Minta Pemerintah Cabut Ijin Keramba-Keramba Ikan di Danau Toba

Selasa, 18 Februari 2020 | 23:43 WIB - by Dar,tarungnews.com - 145 pembaca

Jakarta,TarungNews.com - Anggota Komisi X DPR RI DJohar Arifin Husin meminta kesepakatan pemerintah daerah yang berada di sekitar Danau Toba, Sumatera Utara dengan pemerintah pusat untuk serius menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu dari destinasi wisata super prioritas. Salah satunya adalah dengan tidak lagi menjadikan Danau Toba sebagai lahan perikanan.

“Di sini masyarakat, pemerintah daerah di delapan kabupaten kota yang mengelilingi Danau Toba harus sepakat terlebih dahulu untuk menjadikan Danau Toba sebagai kawasan wisata super prioritas. Kalau memang mereka ingin menjadikan kawasan ini kembali berjaya sebagai kawasan wisata, artinya semuanya harus mendukung langkah-langkah terciptanya hal itu. Salah satunya, tidak lagi menjadikan kawasan danau toba sebagai lahan perikanan,” ujar Johar saat mengunjungi kawasan danau toba, Sumatera Utara, baru-baru ini.

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menambahkan, banyaknya keramba-keramba ikan membuat danau terbesar yang terbentuk akibat letusan gunung berapi tersebut kotor dan tercemar. Tentu akan mempengaruhi kedatangan wisatawan baik mancanegara maupun wisatawan lokal.

Sementara itu terkait dengan adanya pendapat yang menyatakan bahwa keramba-keramba ikan merupakan mata pencaharian masyarakat sekitar, dengan tegas ia mengatakan bahwa sebagian besar keramba ikan tersebut dimiliki oleh perusahaan besar, bahkan ada juga milik perusahaan asing.

Sedangkan masyarakat sekitar lebih memilih mencari mata pencaharian dengan mengandalkan industri pariwisata, salah satunya dengan menyewakan perahu bagi para wisatawan. Seandainya ingin mendapatkan ikan, mereka lebih memilih memancing atau menjaring ikan.

“Kalau memang setuju Danau Toba dijadikan kawasan wisata super prioritas, artinya tidak ada lagi keramba-keramba ikan yang sisa pakan ikannya sangat mengotori air Danau Toba. Apalagi itu dimiliki oleh perusahaan asing. Jadi stop dan cabut ijin keramba-keramba perusahaan-perusahaan di sekitar Danau Toba,” tegasnya. (ayu/es)

Sumber : Humas DPR RI

Dar,tarungnews.com