• Sabtu, 16 Oktober 2021

Bupati Dadang Supriatna , Launching Website Kebudayaan Kabupaten Bandung

Bupati Dadang Supriatna , Launching Website Kebudayaan Kabupaten Bandung Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan inovasi Bedas Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu (Sepakat) yang di inisasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung. ( Photo Humas Kab Bandung)

Kab Bandung,TarungNews.com - Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan inovasi Bedas Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu (Sepakat) yang di inisasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung.

Guna memudahkan akses bagi masyarakat luas, sistem informasi itu di kemas dan di sajikan melalui website bedassepakat.com.

Website tersebut memuat berbagai informasi mengenai objek kemajuan kebudayaan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, ekonomi kreatif, serta data lainnya terkait kebudayaan yang ada di Kabupaten Bandung.

“Bedas sepakat ini menjadi terobosan baru dalam menjaga keutuhan dan keberlanjutan kebudayaan kita. Saya minta untuk bisa mengidentifikasi semua pelaku seni dan budaya yang kita miliki,” ujarnya. Di sela acara yang di gelar di GBS Soreang. Jum’at (08/10/2021).

Di samping pendataan, menurutnya website tersebut bisa di kembangkan sebagai alat promosi. Sehingga negara-negara lain bisa mengenal seni dan budaya lokal.

“Salah satu contohnya wayang golek, icon seni Sunda yang sudah tampil hingga ke Eropa. Saya minta pelaku seni dan budaya di Kabupaten Bandung terus berkarya, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah,” ungkapnya

Bupati juga memberikan wadah bagi para pelaku seni dan budaya, untuk ikut terlibat dalam industi wisata. Karena ia menilai, kebudayaan dan pariwisata merupakan dua unsur yang tidak bisa di pisahkan. Kesejahteraan masyarakat, dapat meningkat dengan adanya sinergitas dari kedua unsur tersebut.

“Di mana ada tempat wisata, maka di situlah seniman dan budayawan harus mengambil peran. Dengan demikian akan terjadi ‘multiplier effect’. Di mana semuanya saling menguntungkan satu sama lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Disparbud Kabupaten Bandung Hidayat Ramdhan menjelaskan, dalam pendataan pihaknya melibatkan puluhan influencer dan admin media sosial (medsos) yang tergabung dalam forum medsos Kabupaten Bandung.

“Pendataan ini di lakukan agar dapat menjangkau secara lebih luas. Ini merupakan wujud integrasi dan bagian dari validasi data oleh individu maupun kelompok. Saat di data, para pelaku seni dan budaya ini, harus melampirkan surat keterangan dari desa atau kelurahan masing-masing,” jelasnya.

Hidayat berharap, website tersebut dapat bermanfaat baik bagi para pelaku seni dan budaya khususnya, maupun bagi masyarakat luas.

“Semoga dengan hadirnya website ini, seluruh pelaku seni dan budaya bisa terdata secara detail. Masyarakat yang ingin tahu pun dapat mengaksesnya dengan mudah, cepat, kapanpun dan di manapun,” pungkas Hidayat. (Humas Kab Bandung)

Yud,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar