• Jumat, 1 Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Pulih (KDMP)

Presiden Prabowo Subianto Resmikan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Pulih (KDMP) Presiden Prabowo Subianto meresmikan program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). Ist

Klaten Jateng,TarungNews.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). Program ini menargetkan pendirian 80 ribu koperasi yang akan tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

Koprasi Desa Merah Pulih (KDMP) menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan berbasis komunitas. Melalui program ini, koperasi didorong menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus instrumen pemerataan kesejahteraan.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia meluncurkan kelembagaan 80.000 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih," kata Prabowo.

Dalam sambutanya Presiden Prabowo menyebut koperasi adalah konsep orang yang lemah. Dia menilai tidak pernah ada orang kuat yang mau berurusan dengan koperasi.

"Yang kuat menjadi anggota koperasi pun tidak mau. Kalau sudah kuat, sudah kaya, sudah banyak akses ke mana-mana, yang dia buat itu PT, dia bikin holding, dia bikin limited company, corporation, koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya bangsa yang lemah tapi konsepnya sederhana, seperti konsep sapu lidi," tegas Prabowo.

Dia mencontohkan sapu lidi. Bila hanya satu lidi lemah, tapi dengan ratusan lidi akan menjadi alat kekuatan. Maka dengan konsep ini, menunjukkan koperasi bisa membuat ekonomi Indonesia dari yang lemah menjadi kuat.

"Satu lidi tidak kuat, tidak ada artinya. Kalau ratusan lidi jadi satu ini adalah alat yang bisa membantu kita (menjadi kekuatan). Jadi dari lemah, lemah, lemah menjadi kekuatan," ujar Prabowo.

Presiden Prabowo menjelaskan upaya pembangunan koperasi telah berjalan puluhan bahkan ratusan tahun. Namun, ada yang berhasil dan tidak berhasil

Menurunya, gerakan ini tidak disukai pemodal besar. Sebagian pemodal besar menganggap koperasi bisa menjadi pesaing. Bahkan, ada negara tertentu di dunia yang tidak suka negara baru dan negara besar yang mau bangkit

"Ini adalah masalah manusia, masalah geopolitik, masalah hegomoni, karena itu koperasi sebagai alatnya pihaknya yang lemah, yang mengubah dari yang kelemahan menjadi kekuatan. Sarana untuk berdaulat, sarana untuk kemerdekaan yang sejati, kemerdekaan sejati adalah kemerdekaan ekonomi," pungkas Prabowo.

Turut hadir sejumlah Menteri kabinet merah putih pada peresmian tersebut antara lain, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Suharto, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, hingga Menteri BUMN Erick Thohir.

Red,tarungnews.com

 

 

Bagikan melalui:

Komentar