Bandung,TarungNews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi massa aksi yang melakukan demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat malam (29/8).
Dedi Mulyadi yang akrab di sapa KDM, tiba di lokasi sekitar pukul 19.40 WIB dengan pengawalan dari aparat TNI-Polri dan jajaran Pemprov Jawa Barat.
KDM yang mengenakan pakaian khasnya serba putih dan wajahnya diolesi pasta gigi berwarna putih untuk menetralisir asap dari gas air mata itu mencoba berdialog langsung dengan para demonstran.
Berdasarkan unggahan video Dedi Mulyadi di YouTube pribadinya, kondisi di lokasi demo awalnya baik-baik saja.
“Ini saya bersama masyarakat saya, masyarakat Jawa Barat. Hari ini mereka banyak yang dikeluhkan. Saya minta jangan menyentuh Gedung Sate ya, saya akan selalu berbuat adil buat kalian semua,” ujar KDM saat membuat video bersama massa aksi.
Kedatangannya langsung disambut massa yang sedang berorasi meneriakan kata "revolusi". Namun, ada juga teriakan sumbang yang meneriakinya "pengalihan isu".
Massa aksi juga terdengar meminta agar Dedi tidak melakukan pengambilan konten saat menyapa mereka.
Situasi menjadi semakin tidak kondusif ketika gas air mata ditembakkan ke arah massa. KDM juga terkena lemparan botol air mineral oleh demonstran, sebelum akhirnya dievakuasi oleh aparat ke dalam Gedung DPRD Jawa Barat.
Pengawal Dedi sendiri sempat cekcok dengan para demonstran, yang mereka kira adalah aparat kepolisian. Beruntung kejadian tidak makin parah, seusai dilerai oleh aparat TNI.
Sejak aksi demo dimulai, masyarakat sipil langsung melakukan pembakaran ban, pelemparan bom molotov hingga merusak sejumlah fasilitas publik seperti CCTV, videotron, hingga rumah aset MPR RI hangus dibakar massa.
Salah satu bangunan yang terbakar akibat lemparan molotov adalah bekas rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Barat di era Gubernur Nuriana.
Massa aksi demo sempat beberapa kali dipukul mundur oleh polisi menggunakan gas air mata, tetapi upaya itu tak membuahkan hasil. Massa tetap kembali berkumpul di depan Gedung DPRD Jabar.
Red,tarungnews.com