• Jumat, 1 Mei 2026

Sekolah Rakyat Program Prioritas Pemerintah Untuk Menyelamatkan Anak dari Ancaman Putus Pendidikan

Sekolah Rakyat Program Prioritas Pemerintah Untuk Menyelamatkan Anak dari Ancaman Putus Pendidikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa sekolah rakyat merupakan program prioritas pemerintah yang salah satu tujuannya untuk menyelamatkan anak dari ancaman putus pendidikan. (ist)

Bekasi,TarungNews.com - Sekolah Rakyat Tahap IA merupakan bagian dari program strategis nasional yang tersebar pada 63 titik lokasi di 22 provinsi di seluruh Indonesia, khusus Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi progres pekerjaan fisik sudah 98% dengan menyisakan pekerjaan perapian minor dan tambahan lansekap.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa sekolah rakyat merupakan program prioritas pemerintah yang salah satu tujuannya untuk menyelamatkan anak dari ancaman putus pendidikan.

Gus Ipul menjelaskan, keberadaan sekolah rakyat akan memperluas peluang anak-anak untuk menempuh pendidikan, khususnya mereka yang dari kalangan tidak mampu.

"Jadi ini adalah programnya bapak Presiden Prabowo Subianto memberikan kesempatan kepada anak-anak kita yang berpotensi putus sekolah atau tidak sekolah," kata Gus Ipul saat meninjau kegiatan simulasi Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, Rabu (9/7/2025).

Sekolah rakyat gagasan Presiden Prabowo Subianto ditujukkan untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, tepatnya dari Desil 1 dan 2 berdasarkan DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional).

Gus Ipul menyampaikan nilai utama dari sekolah rakyat adalah upaya untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak yang selama ini terlupakan, tersisih, dan tidak terbawa dalam proses pembangunan.

"Data menunjukan masih banyak anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah dan berpotensi putus sekolah, ini yang menjadi perhatian presiden, maka itu yang boleh bersekolah di sini itu mereka-mereka yang seperti ini," jelas Gus Ipul.

Sekolah rakyat dengan konsep asrama untuk jenjang SD, SMP, SMA ini akan menyasar siswa dari kalangan tak mampu secara gratis. Program ini juga diharapkan dapat mendorong terciptanya sumber daya manusia yang unggul dan solusi untuk memutus rantai kemiskinan.

Kemensos memastikan program Sekolah Rakyat akan mulai berjalan di 63 titik yang sarana dan prasarananya telah siap pada 14 Juli 2025. Kemudian, disusul pelaksanaan di 37 titik lainnya setelah fasilitas rampung pada akhir Juli 2025.

Sebelum peluncuran, Kemensos kini tengah menggelar uji coba pelaksanaan sekolah rakyat di Sentra Handayani Jakarta dan Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi pada 9-10 Juli 2025.

Red,tarungnews.com

 

Bagikan melalui:

Komentar