Jakarta,TarungNews.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Forum ini merupakan upaya Kemendagri dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dan bertujuan menyelaraskan langkah seluruh kepala daerah dalam mendukung program prioritas menuju Indonesia Emas 2045.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Yang di Gelar Kemendagri ini akan dihadiri oleh sekitar 4.487 peserta yang terdiri dari jajaran Kabinet Merah Putih, kepala daerah, pimpinan DPRD, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan mengatakan bahwa Rakornas Tahun 2026 bertujuan memberikan arahan kepada seluruh kepala daerah bersama unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya. Hal ini terutama untuk mendukung implementasi program prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.
“Rokornas ini mempercepat tercapainya keberhasilan program prioritas Presiden untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, serta ekonomi yang produktifdan inklusif dengan pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen,” ujar Benni dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Benni menjelaskan bahwa dalam forum tersebut, Presiden tidak hanya memberikan arahan strategis, tetapi juga menyampaikan catatan evaluasi kinerja pemerintah sepanjang tahun 2025.
Hal ini penting dilakukan untuk memastikan motor penggerak pemerintahan di daerah memiliki pemahaman yang sama terkait kebijakan pusat, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi di tahun 2026.
Kemendagri juga akan menghadirkan para menteri koordinator hingga pimpinan lembaga negara sebagai narasumber dalam sesi tematik. Pembahasan akan difokuskan pada isu-isu krusial seperti kemandirian energi dan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.
Rakornas ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat rantai komando dan koordinasi lintas sektor guna memastikan setiap kebijakan Presiden dapat terimplementasi secara presisi hingga ke tingkat wilayah terkecil di seluruh Indonesia.
Red,tarungnews.com