• Kamis, 30 April 2026

Hari ke 9 sudah 74 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Sudah Dievakuasi Tersisa 6 Korban Masih Dalam Pencarian

Hari ke 9 sudah 74 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Sudah Dievakuasi Tersisa 6 Korban Masih Dalam Pencarian Hingga hari kesembilan operasi SAR, sudah 74 kantong jenazah yang dievakuasi dari lokasi longsor. Dengan demikian, jumlah korban yang belum ditemuka tinggal enam orang. Humas Jabar

Bandung Barat,TarungNews.com - Operasi SAR pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat terus membuahkan hasil. Hingga hari kesembilan operasi SAR, sudah 74 kantong jenazah yang dievakuasi dari lokasi longsor. Dengan demikian, jumlah korban yang belum ditemuka tinggal enam orang.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan, tim SAR gabungan memperluas area pencarian korban dengan membuka worksite A3 pada Minggu (1/2/2026). Hal itu dilakukan agar semakin besar kemungkinan penemuan korban longsor.

Upaya tersebut memberikan hasil positif. Sebanyak dua kantong jenazah berhasil dievakuasi dari worksite A3 dan dua kantong jenazah dari worksite A2.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/19274/operasi-sar-bencana-longsor-badung-barat-hari-ke-8-total-sudah-70-kantong-jenazah-dievakuasi.html

Kantong jenazah yang dievakuasi telah diberikan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar. Hingga Minggu (1/2/2026), tim DVI Polda Jabar telah mengidentifikasi 57 korban longsor.

Meski sempat turun hujan, kata Ade, kondisi itu tidak menghambat proses pencarian korban longsor.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/19248/pompa-bertekanan-tinggi-jadi-andalan-diskarmatan-kota-bandung-cari-korban-longsor-cisarua.html

"Seluruh unsur, Basarnas, TNI, Polri, kementerian, lembaga, relawan, terus bekerja secara profesional dan penuh dedikasi dalam misi kemanusiaan ini," ucap Ade di Desa Pasirlangu, Minggu (1/2/2026).

Pada hari kesembilan pencarian korban, tim SAR fokus mengandalkan alat berat dalam pencarian korban longsor. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi fisik korban yang tertimbun longsor tak lagi sempurna.

Red,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar