• Jumat, 1 Mei 2026

Kabid PSMK Disdik Jabar: Siswa SMK Telah Berjuang Maksimal di LKS Nasional 2025

Kabid PSMK Disdik Jabar: Siswa SMK Telah Berjuang Maksimal di LKS Nasional 2025 Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat, Edy Purwanto pada pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) ke-33 Tingkat Nasional Tahun 2025. Humas Disdik Jabar

Depok,tarungnews.com - Seluruh siswa telah berjuang maksimal. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat, Edy Purwanto pada pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) ke-33 Tingkat Nasional Tahun 2025.

“Alhamdulillah, di hari kedua ini para siswa sudah menyelesaikan perlombaan dengan maksimal. Mereka telah memberikan yang terbaik untuk Jawa Barat,” ungkapnya di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Kota Depok.

Ia menjelaskan, karya dan produk hasil kompetisi para siswa telah dipublikasikan dalam berbagai bentuk, seperti pameran, unggahan media sosial, hingga presentasi di hadapan juri. “Selebihnya kita serahkan kepada dewan juri. Semoga Jabar mendapatkan hasil terbaik,” harapnya.

Sementara itu, siswa SMKN 4 Sukabumi yang mewakili Jabar pada mata lomba Motorcycle Technology, Abiyasa mengaku lega telah menyelesaikan seluruh rangkaian lomba. “Aku senang banget bisa ketemu teman-teman baru dari seluruh Indonesia dan melihat langsung lomba-lomba lain. Jadi pengalaman yang enggak bakal aku lupain,” ungkapnya.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/pendidikan/18017/kadisdik-jabar-berikan-semangan-kepada-45-siswa-jabar-yang-berlaga-di-lks-nasional.html

Sebelumnya Sebanyak 1.076 siswa SMK se-Indonesia mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) ke-33 Tingkat Nasional tahun 2025.

Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Fajar Riza Ul Haq membuka kegiatan yang digelar di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Kota Depok, Senin (28/7/2025).

Wamen menegaskan, seluruh siswa Indonesia yang berkumpul di sini adalah benih-benih talenta unggul masa depan. "Ini baru permulaan dari proses yang panjang maka jangan cepat berpuas diri dan cepat berpatah hati," ungkapnya.

Maka, lanjutnya, siapa pun yang jadi juara, jangan cepat berpuas diri. "Sebaliknya, yang belum berhasil jangan terlalu mudah patah hati sebab inilah proses menuju keberhasilan. Banyak orang hebat selalu memulai dengan kegagalan," imbuhnya.

Kuncinya, kata Wamen, adalah ketekunan dan konsistensi. "Jangan pernah berkecil hati atau berputus asa, kembangkan setiap potensi yang Adik-adik miliki," pesannya.

RJS,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar