• Jumat, 1 Mei 2026

Wamensos Agus Jabo: 100 Sekolah Rakyat Juli 2025 Akan Dibuka

Wamensos Agus Jabo: 100 Sekolah Rakyat Juli 2025 Akan Dibuka Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. (istimewa)

Jakarta,TarungNews.com – Sekolah Rakyat (SR) saat ini menjadi program unggulan di Kementerian Sosial (Kemensos). Bulan Juli 2025 mendatang 100 Sekolah Rakyat akan mulai di buka.

Wakil Mensos Agus Jabo Priyono menyatakan, target tersebut tidak dikerjakan sendiri oleh Kementerian Sosial. Kemensos bekerja sama dengan hampir semua kementerian dan lembaga di pusat dan daerah.

"Semuanya sedang dipersiapkan. Mudah-mudahan pada Juli nanti, di tahun ajaran baru, kita sudah bisa membuka Sekolah Rakyat," ujar Agus Jabo, Kamis (29/5/2025).

Agus Jabo menambahkan, pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat  dilakukan oleh Kementerian PUPR. Ia memastikan, seluruh Sekolah Rakyat siap beroperasi pada waktunya.

"Jadi yang 100 Sekolah Rakyat itu, dipastikan sudah running yah," ujarnya. Kemensos mencanangkan pembangunan 100 Sekolah Rakyat yang didukung oleh APBN dan sebanyak 100 Sekolah Rakyat lain didukung pihak swasta.

Ia mengatakan nantinya setiap satu titik Sekolah Rakyat (SD, SMP dan SMA/SMK) jumlah siswanya mencapai 1.000 anak.

Jika pada tahun ajaran baru nanti terdapat 100 Sekolah Rakyat dibuka dengan kuota 1.000 siswa per Sekolah Rakyat, kata dia, maka akan ada 100.000 anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk Sekolah Rakyat pada tahun 2025.

"Calon siswanya ini akan ditentukan oleh Kemensos, termasuk bekerja sama dengan pemerintah desa dan Dinas Sosial di daerah. Kami mengimbau harus dilakukan seleksi ketat dalam menentukan calon siswa Sekolah Rakyat," kata Agus Jabo.

Di Sekolah Rakyat, seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung oleh negara, seperti seragam, alat sekolah, makan, dan tempat tinggal sebagai asrama. Sedangkan fasilitasnya ada sarana ibadah, sarana pendidikan, sarana olahraga, laboratorium, dan lain-lain.

Para siswa di Sekolah Rakyat nantinya, lanjut dia, akan mendapatkan pendidikan karakter, yakni karakter untuk meningkatkan nasionalisme, keagamaan, dan sosial. Selain itu akan ada pula pelatihan keterampilan bagi siswa.

"Jadi ini (Sekolah Rakyat) boarding ya, sehingga disediakan fasilitas-fasilitas yang unggul," tegas Agus Jabo.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, diharapkan anak-anak dari keluarga miskin bisa pintar, memiliki karakter dan keterampilan, sehingga harapan memotong transmisi kemiskinan di Indonesia bisa terwujud.

RJS,tarungnews.com

 

Bagikan melalui:

Komentar