• Rabu, 15 April 2026

Presiden Prabowo Didampingi Kapolri Hadiri Peresmian SPPG Polri di Palmerah Jakarta Barat

Presiden Prabowo Didampingi Kapolri Hadiri Peresmian SPPG Polri di Palmerah Jakarta Barat Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.179 SPPG serta 18 gudang ketahanan pangan Polri. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyambut langsung kehadiran Presiden di SPPG Polri Palmerah, Jakarta Barat. Humas Polri

Jakarta,TarungNews.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.179 SPPG serta 18 gudang ketahanan pangan Polri. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyambut langsung kehadiran Presiden di SPPG Polri Palmerah, Jakarta Barat.

“Dengan hormat, berkenan kiranya Bapak Presiden Republik Indonesia memimpin acara peresmian dan groundbreaking 1.179 SPPG serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri,” ujar Jenderal Sigit dalam sambutannya di SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/26).

Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo mengungkapkan sejak awal peluncuran program MBG dirinya kerap dituduh menghambur-hamburkan uang negara. Kritik itu, bahkan datang dari sejumlah kalangan terdidik yang meragukan efektivitas program.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/19364/presiden-prabowo-teknologi-food-safety-test-program-mbg-punya-kualitas-untuk-bersaing-di-tingkat-global.html

Dalam kesempatan itu, Presiden menolak anggapan tersebut dan menegaskan bahwa anggaran MBG diperoleh dari pemangkasan kegiatan yang dinilai tidak produktif.

Pemerintah, kata Presiden, mengurangi praktik pemborosan seperti rapat, seminar, dan perjalanan dinas yang tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurut Presiden, efisiensi anggaran dilakukan untuk mencegah kebocoran dan potensi korupsi, sekaligus mengalihkan dana negara ke program yang berdampak nyata bagi rakyat, khususnya kelompok ekonomi lemah.

"Padahal saudara-saudara, uang ini (MBG, red) adalah hasil penghematan, hasil efisiensi dari anggaran yang saya dan tim saya yakin kalau tidak kita hemat, uang ini akan dimakan oleh korupsi, akan dihabis-habiskan untuk memperkaya oknum-oknum pribadi-pribadi," katanya.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/19334/presiden-prabowo-serukan-untuk-menjaga-kekayaan-bangsa-dan-berani-berantas-korupsi.html

Dalam kesempatan tersebut Kapolri Jenderal Sigit mengungkap, hingga saat ini telah ada 411 SPPG yang beroperasi, 162 persiapan operasional, 499 dalam tahap pembangunan dan akan selesai pada bulan Maret 2026, serta 107 dalam tahap groundbreaking. Pembangunan SPPG juga merata hingga ke daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T).

Jenderal Sigit menambahkan apabila 1.179 SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberi manfaat bagi 2.947.500 orang. Di sisi lain, keberadaan SPPG itu bisa menyerap 58.950 tenaga kerja.

“Pada tahun 2026, Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia,” ungkap Jenderal Sigit.

Red,tarungnews.com

 

Bagikan melalui:

Komentar