• Minggu, 13 September 2026

Sosok Mas Guntur Nugroho Sasongko Ikut Seleksi Calon Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung

Sosok Mas Guntur Nugroho Sasongko Ikut Seleksi Calon Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung Sosok Mas Guntur Nugroho Sasongko Ikut Seleksi Calon Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung. DOK FB Guntur Nusa

Kta Bandung,TarungNews.com - PDAM Tirtawening merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis milik Pemerintah Kota Bandung yang mengelola layanan air bersih bagi masyarakat.

Peran dan keberadaan PDAM Tirtawening yang vital dan strategis karena pungsinya untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat di wilayah kota bandung dan sekitarnya.

Saat ini PDAM Tirtawening sedang dalam proses seleksi pemilihan Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Wening Kota Bandung.

Sebanyak 96 orang tercatat mendaftar sebagai calon direktur utama (Dirut). Sementara itu, posisi dewan pengawas (Dewas) juga diminati sekitar 60 peserta. Tingginya jumlah pendaftar, menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap pengelolaan perusahaan daerah air minum tersebut.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/19839/aksi-pengrusakan-kelompok-anarko-lampu-lalu-lintas--jaringan-fibre-optics-lalu-lintas-75-hancur-.html

Seleksi yang dilakukan secara bertahap dengan menggandeng berbagai lembaga independen. Pemeriksaan kesehatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bekerja sama dengan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Uji psikologi dilakukan lembaga psikologi profesional, sementara aspek akademik dan kompetensi manajerial turut melibatkan akademisi dari Universitas Padjadjaran.

Bukan hanya itu proses administrasi dan kepatuhan regulasi juga diawasi Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri, juga dilibatkan mengingat tata kelola BUMD kini berada dalam pengawasan ketat dan harus sesuai dengan regulasi terbaru.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/daerah/19792/kenaikan-harga-bbm-tekan-operasional-pemkot-bandung-siapkan-strategi-pengangkutan-sampah.html

Salah satu calon Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtawning Kota Bandung yang masuk 5 besar adalah Mas Guntur Nugroho Sasongko media tarungnews.com sempat berbincang santai terkait seleksi pemilihan tersebut di Kantor EGS, Jalan KH. Ahmad Dahlan No. 43 AB (Jalan Banteng), Kota Bandung.

Mas Guntur Nugroho Sasongko pria yang akrab di sapa Mas Guntur ini adalah Direktur PT EGS Heart Facility Service, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa cleaning service, satpam, driver (supir), staf ahli, purnabakti. Lebih dari 2.000 karyawannya kini tersebar mulai dari Jawa Barat, Jakarta, Banten hingga Bali, bekerja di hotel-hotel, rumah sakit, pabrik, kantor swasta dan pemerintahan termasuk di DPRD provinsi.

Menurut Mas Guntur sampai saat ini proses seleksi masih berlangsung dan belum memasuki tahap final, karena tim seleksi masih melakukan proses penyaringan dan penilaian mendalam terhadap para kandidat calon Dirut Perumda Tirtawening.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/daerah/19592/tpa-sarimukti-kembali-dibuka-dlh-kerahkan-1025-personel-tangani-sampah-di-71-titik.html

Mas Guntur juga menambahkan ingin berbenah karena banyaknya rumor dan isu tentang pelayanan yang belum merata, “Padahal, yang namanya air itu adalah hajat hidup orang banyak dan kebutuhan primer, sifatnya utama. Kalau pengelolaannya kurang baik, maka dampaknya akan negatif kepada masyarakat,” tegas Mas Guntur.

“Dengan 2,6 juta penduduk Bandung saat ini, sambungan langganan itu baru 170–180 ribu, berarti kurang dari 14%. Padahal usia PDAM sendiri 51 tahun, tapi baru bisa mencakup melayani hanya 170–180 ribu sambungan, berarti masih banyak yang belum dibenahi. Tentunya perlu penataan infrastruktur, revitalisasi dan rehabilitasi infrastruktur,” terangnya.

Belum lagi sambung Mas Guntur, tata kelola yang profesional dan akuntabel yang terbuka dan transparan, profesionalitas. Mestinya ISO 9001:2015 tentang sistem manajemen mutu bisa konsisten diterapkan.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/lingkungan/19591/tpa-sarimukti-dibuka-penanganan-sampah-kota-bandung-berangsur-normal.html

Belum lagi ISO Manajemen Anti Penyuapan 37001, “Nah itu kalau diterapkan mestinya PDAM ini bisa jauh lebih baik lagi melayani,” ujarnya.

Masih menurut Mas Guntur, yang perlu ditata, pertama-tama transparansi, akuntabilitas, digitalisasi, bagaimana masyarakat Bandung bisa terlayani dengan baik, segala keluhan cepat tertangani, 24 jam air mengalir, dan yang terpenting juga kualitas airnya sesuai standar WHO dan standar internasional. Juga non-revenue water (air bersih yang sudah diproduksi tidak menghasilkan pendapatan bagi perusahaan air/PDAM) bisa diminimalisir.

Sehingga bisa menjadi standar nasional menjadi kurang dari 20%, sekarang masih besar NRW-nya.

Kualitas air idealnya harus standar WHO, bisa drinkable tap water (air keran yang bisa langsung diminum), kalau standarnya sudah benar tidak perlu dimasak. Selain itu kata Mas Guntur, kita juga harus memikirkan tentang pembangunan berkelanjutan,

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/daerah/19792/kenaikan-harga-bbm-tekan-operasional-pemkot-bandung-siapkan-strategi-pengangkutan-sampah.html

“Ngamumule cai teh berarti, sumber air bakunya, wilayahnya harus bisa ditata. Berarti sumber mata airnya, resapannya, air sungainya harus terintegrasi. Dengan alamnya harus terintegrasi, maka air ini akan menjadi sumber berkah kalau dikelola secara benar. Tapi kalau dikelola kurang benar akan jadi musibah, besok lusa banjir. Jadi perlu penanganan secara holistik dan integrasi. Bukan hanya PDAM saja, tapi warga Bandung termasuk dinas-dinas terkait juga harus sama-sama bisa menjaga kelestarian alam sebagai sumber daya air,” tegas Mas Guntur.

Mas Guntur juga berharap dalam pemilihan Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung ini harus objektif, dan baginya siapa pun yang terpilih adalah yang terbaik bagi PDAM Tirtawening. Khususnya yang punya visi dan misi melayani masyarakat, kesejahteraan masyarakat Bandung. Karena yang namanya air ini bisa jadi hal primer yang bakal lebih mahal dari emas.

“Kalau nanti saya terpilih menjadi Direktur Utama PDAM Kota Bandung tentunya menjadi amanat yang bisa menjadi jalan keberkahan buat seluruh masyarakat, utamanya masyarakat Bandung,” tutup Mas Guntur.

tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar