Jakarta,tarungNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Ridwan Kamil telah menerima aliran dana kasus dugaan korupsi terkait pengadaan iklan di bank bjb periode 2021–2023 2023 saat Ridwan Kamil menjabat Gubernur Jawa Barat.
Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, mengatakan bagaimana saudara RK bisa mendapatkan uang? Pada saat itu yang bersangkutan menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, dan RK di duga meminta dana nonbujeter dari komisaris maupun direktur utama bank bjb.
“Pada saat yang bersangkutan RK menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, bank jabar (bjb) itu salah satunya komisaris dan direktur utamanya ini menyediakan uang untuk kegiatan-kegiatan non-budgeter,” kata Asep, di Jakarta, Rabu, (10/9/2025).
Kegiatan-kegiatan yang salah satunya diminta oleh oknum pejabat di Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini. Jadi, uangnya seperti itu," tegas Asep.
Namun Asep tidak mau memerinci total uang dari bank bjb yang mengalir ke sejumlah pejabat di Pemprov Jabar.
Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan memanggil mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT bank bjb yang merugikan negara sekitar Rp 222 miliar.
Walaupun eks Gubernur Jabar Ridwan Kamil belum menjadi tersangka dalam kasus ini. Namun, sejumlah kendaraannya seperti motor dan mobil serta sejumlah dokumen penting seperti BBE, sudah disita penyidik, karena diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan RK diduga mengetahui terkait dengan aliran uang ataupun aliran aset ini, KPK sedang telusuri, sedang di lacak, sehingga tentu nanti juga akan dibutuhkan pemeriksaan untuk mengklarifikasi terhadap saudara RK, kata Budi Jumat, 5 September 2025.
Ada dua saksi yang sudah diperiksa KPK berkaitan dengan RK, yakni selebgram Lisa Mariana dan anak Presiden Ke-3 RI BJ Habibie, Ilham Habibie. Lisa mengaku diberikan uang terkait kasus ini yang terafiliasi dengan RK. Sementara itu, Ilham mengaku ada transaksi pembelian mobil dengan RK, yang diduga berkaitan dengan kasus.
“Terhadap saudari LM (Lisa Mariana), jadi beberapa pekan lalu KPK telah meminta keterangan juga terkait dengan dugaan aliran uang, ataupun aset yang diduga dari saudara RK, yang berasal dari dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan iklan di BJB ini,” ujar Budi.
Red,tarungnews.com