Jakarta,TarungNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami aliran dana orang-orang di lingkaran mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terakit kasus dugaan rasuah pengadaan iklan di PT bank bjb. RK belum jadi tersangka dalam perkara ini akan tetapi rumah Ridwan Kamil sudah di geledah oleh penyidik KPK dan menyita Motor dan Mobil serta beberapa Dokumen BBE.
“Pihak-pihak yang terkait dengan (RK) diduga mengetahui terkait dengan aliran uang ataupun aliran aset ini, KPK sedang telusuri, sedang di lacak, sehingga tentu nanti juga akan dibutuhkan pemeriksaan untuk mengklarifikasi terhadap saudara RK,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 5 September 2025.
Ada dua saksi yang sudah diperiksa KPK berkaitan dengan RK, yakni selebgram Lisa Mariana dan anak Presiden Ke-3 RI BJ Habibie, Ilham Habibie. Lisa mengaku diberikan uang terkait kasus ini yang terafiliasi dengan RK. Sementara itu, Ilham mengaku ada transaksi pembelian mobil dengan RK, yang diduga berkaitan dengan kasus.
“Terhadap saudari LM (Lisa Mariana), jadi beberapa pekan lalu KPK telah meminta keterangan juga terkait dengan dugaan aliran uang, ataupun aset yang diduga dari saudara RK, yang berasal dari dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan iklan di BJB ini,” ujar Budi.
Budi memastikan RK bakal diperiksa dalam kasus ini. Sejumlah aset RK yang sudah disita KPK bakal didalami penyidik.
“Termasuk (didalami) atas aset-aset yang sebelumnya sudah diamankan dan disita oleh KPK,” ucap Budi.
Penyidik dari KPK Sebelumnya, telah memeriksa Ilham Habibie, pada Rabu, 3 September 2025. Dia mengaku dicecar soal pembelian mobil peninggalan BJ Habibie yang dibeli oleh Ridwan Kamil.
"Saya di tanya terkait dengan pembelian mobil yang dimiliki oleh Bapak (BJ Habibie), yang diwarisi oleh kami, (dibeli) oleh Pak RK ya," kata Ilham di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 3 September 2025.
Pembelian mobil itu diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dalam pengadaan iklan di PT Bank BJB. Menurut Ilham, kesepakatan penjualan yakni Rp2,6 miliar dengan metode bayar cicil.
"Mobil itu dibeli, dicicil tapi belum lunas, jadi belum milik dia (RK)," ujar Ilham.
Menurut Ilham, RK baru membayar Rp1,3 miliar atas kendaraan itu. Ilham sudah pernah mengultimatum RK untuk melunasi, tapi, tidak disanggupi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan pemanggilan Ilham Habibie bertujuan menelusuri aliran dana non-bujeter yang dikelola bank bjb. “Keterangan IAH sangat dibutuhkan untuk membantu penyidik melacak aliran dana dan konstruksi perkara,” ujar Budi.
Kasus ini bermula dari temuan BPK terkait dugaan penyimpangan dana pengadaan iklan di bank bjb sebesar Rp 28 miliar. Dalam laporan Maret 2024, bank bjb mengalokasikan Rp 341 miliar untuk belanja iklan melalui enam agensi perantara. Nilai yang diterima media disebut jauh lebih kecil dibanding anggaran yang disediakan.
Penyidik KPK telah memeriksa juga Kepala Sub Bagian Sekretariat Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (Kasubagset BPK RI) Yochie Tria Putra. KPK memeriksa Yochie terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di bank bjb.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan Yochie diperiksa untuk didalami terkait audit yang dilakukan di bank bjb. Sebab KPK mendapati temuan-temuan dari hasil audit yang telah dilakukan.
“Hasil auditnya, kan dilakukan audit di bank bjb. Ada temuan-temuan, kemudian temuannya menjadi apa namanya, berkurang,” kata Asep Guntur Jumat (1/8/2025).
Asep mengatakan hasil audit tidak boleh dikurangi atau ditambah. KPK belum bisa memerinci item dalam temuan audit bank bjb yang tiba-tiba berubah, saat ini. “Itu yang sedang kita pastikan, yang jelas jadi berkurang,” ujar Asep.
KPK meyakini ada kongkalikong tertentu atas pengurangan hasil audit di bjb. Pendalaman dilakukan penyidik dengan memeriksa sejumlah saksi.
“Itu yang sedang kita pastikan. Apakah terjadi pengurangannya itu dikurangi, atau berkurang?” tegas Asep.
Red,tarungnews.com