Jakarta,TarungNews.com - OTT Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, rupanya bukan sekadar penangkapan biasa. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan ini sebagai peringatan keras bagi seluruh kepala daerah di Indonesia. Bahkan Tito langsung memerintahkan Irjen Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya untuk menggali detail kasusnya ke KPK.
"Saya kira OTT ini juga menjadi warning lagi, bagi teman-teman kepala daerah," kata Tito kepada wartawan di Kantor Pusat Kemendagri, Kamis, 11 Desember 2025.
Tito juga menyayangkan masih adanya kepala daerah yang ditangkap oleh aparat penegak hukum karena kasus korupsi, meski sudah mendapatkan pembekalan pada retret kepala daerah.
"Saya perhatikan baru satu tahun, sudah berapa yang kena OTT? termasuk ada yang gubernur. Padahal sudah pernah retret, kita ditanamkan wawasan kebangsaan," ujarnya.
Mendagri juga menyebut penangkapan terhadap Ardito Wijaya akan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam sistem rekrutmen kepala daerah.
Saat ditanya soal pemilihan kepala daerah secara langsung maupun tidak langsung, Mendagri mengatakan keduanya bisa dilakukan asalkan tetap dilaksanakan secara demokratis.
Sebelumnya penyidik KPK mengumumkan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya (AW) dan adiknya, Ranu Hari Prasetyo (RNP) bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka.
Adapun, kasus yang menjerat kelimanya terkait dugaan penerimaan hadiah dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2025.
Red,tarungnews.com