• Rabu, 21 Oktober 2026

Eks Lokalisasi Saritem di Razia Polrestabes Bandung Hasil Tes Urine 21 orang Positif Gunakan Narkoba

Eks Lokalisasi Saritem di Razia Polrestabes Bandung Hasil Tes Urine 21 orang Positif Gunakan Narkoba Polrestabes Bandung melakukan penggerebekan dan razia eks lokalisasi Saritem, di Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Istimewa

Bandung,TarungNews.com - Polrestabes Bandung melakukan penggerebekan dan razia eks lokalisasi Saritem, di Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Dalam rangka Operasi Antik Lodaya. Sebanyak 21 orang terindikasi positif narkoba jenis amphetamine atau Sabu dan langsung digiring ke Mapolrestabes Bandung.

Polisi langsung melakukan razia ke sejumlah rumah warga. Dari razia tersebut puluhan orang berhasil diamankan, mereka langsung dilakukan pemeriksaan dan menjalani tes urine.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/hukum/20834/kolaborasi-pemkot-bandung-dan-polrestabes-berhasil-ungkap-pencurian-kabel-traffic-light.html

Razia di wilayah eks lokalisasi saritem tersebut dipimpin langsung Kasat Narkoba Polrestabes Bandung Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, Wakasat Narkoba Polrestabes Bandung AKP Tanwim, KBO Satnarkoba Polrestabes Bandung AKP Ronny dan mendapatkan penjagaan ketat dari Prabu Lodaya, Dalmas Polrestabes Bandung, beserta Polsek Andir.

Polisi juga menemukan barang bukti bong atau alat hisap, sabu, plastik bekas sabu, dan obat-obatan terlarang.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, jajaran Polrestabes Bandung melakukan operasi antik Lodaya sebagai tindak-lanjut arahan Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. Sebanyak 300 orang personel dikerahkan untuk melakukan penggeledahan tersebut.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/hukum/20805/tim-prabu-polrestabes-bandung-bekuk-2-remaja-geng-motor-yang-nekat-acungkan-samurai-ke-arah-petugas.html

"Pada sore hari ini, kami dengan kekuatan kurang lebih 300 personel melakukan penggeledahan di Andir ya dan hasilnya tadi ada bong, ditemukan bong, kemudian sabu, kemudian puluhan orang juga kami melakukan sidak tes urin di tempat dan hasilnya positif. Untuk selanjutnya nanti akan kita lakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolrestabes," tegas Kapolrestabes Dedi Supriyadi.

Kasatnarkoba Polrestabes Bandung Kompol Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan sebanyak 21 orang terindikasi positif menggunakan amphemetamine terdiri dari 18 orang laki-laki dan 3 perempuan. Selain itu pihaknya menemukan sebanyak 23 buah obat psikotropika.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/hukum/20768/polrestabes-bandung-ringkus-dua-pria-yang-akan-bertransaksi-narkoba-di-wilayah-antapani.html

"Kami menemukan 8 buah cangklong yang digunakan untuk menggunakan amphemetamine atau sabu. Alat hisap bong juga kami menemukan sebanyak 15 buah. Selain itu kami menemukan beberapa plastik klip yang diduga bekas sabu," kata Kompol Oliestha.

Selain penindakan, Polrestabes Bandung juga menyiapkan langkah preventif bagi warga yang hasil tes urinenya negatif. Mereka akan mendapatkan penyuluhan yang melibatkan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polrestabes Bandung bersama jajaran kepolisian sektor.

092,tarungnews.com

 

 

 

Bagikan melalui:

Komentar