• Rabu, 21 Oktober 2026

Pemprov Jabar Hentikan Pembangunan Perumahan di Solokanjeruk Kabupaten Bandung Terkait Alih Pungsi Lahan

Pemprov Jabar Hentikan Pembangunan Perumahan di Solokanjeruk Kabupaten Bandung Terkait Alih Pungsi Lahan Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Ist)

Bandung,TarungNews.com - Gubernur Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi  mengambil langkah tegas menyikapi dugaan alih fungsi lahan sawah tanpa izin di wilayah Solokanjeruk Kabupaten Bandung. Tindakan ini dilakukan setelah beredarnya tayangan video yang menunjukkan aktivitas pembangunan perumahan di atas lahan yang diduga merupakan area persawahan.

Berdasarkan informasi awal dari video tersebut, Pemprov Jawa Barat langsung melakukan pengecekan dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung untuk memastikan status perizinan kegiatan pembangunan dimaksud.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa hingga saat ini belum terdapat izin resmi terhadap kegiatan pembangunan perumahan di lokasi tersebut.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/19017/gubernur-dedi-mulyadi-tetapkan-umk-2026-sejawa-barat.html

Menindaklanjuti hal tersebut, Dedi Mulyadi yang akrab di sapa KDM telah meminta Satpol PP Jabar bersama Satpol PP Kabupaten Bandung untuk menghentikan seluruh aktivitas pembangunan di area tersebut.

Langkah penghentian ini dilakukan sebagai upaya menjaga agar lahan sawah tetap berfungsi sebagaimana mestinya, sekaligus untuk mencegah potensi banjir yang dapat timbul akibat perubahan fungsi lahan.

KDM menegaskan, bahwa perlindungan lahan pertanian dan pengendalian alih fungsi lahan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keselamatan lingkungan.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/19004/kdm-liburkan-angkot-di-kota-bandung-selama-2-hari-jelang-tahun-baru-sopir-akan-dikasih-kompensasi.html

KDM juga mengingatkan bahwa setiap kegiatan pembangunan wajib mematuhi ketentuan perizinan dan tata ruang, serta tidak boleh mengorbankan fungsi ekologis yang berdampak langsung pada masyarakat.

KDM menyatakan akan melakukan audit menyeluruh terhadap perizinan perumahan di Jawa Barat.

Ke depannya, ia mendorong solusi hunian vertikal untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal tanpa harus mengorbankan lahan pertanian produktif yang menjadi tumpuan pangan rakyat.

Sebelumnya, alat berat (beko) terpantau sudah memasuki areal persawahan Solokanjeruk dan mulai beroperasi, memicu kekhawatiran warga sekitar.

Red,tarungnews.com

 

Bagikan melalui:

Komentar