Bandung,TarungNews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Pemkab Bogor menutup sementara jalur pendakian gunung, guna menghindari kebekaran hutan dan lahan (karhutla) dalam kondisi kemarau yang disertai dengan fenomena El Nino. Menyusul terjadinya sejumlah kebakaran hutan dan lahan di sejumlah gunung di Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Dedi Mulyadi Gubernur yang akrab di sapa KDM, menjelaskan risiko kebakaran tidak hanya disebabkan oleh kondisi cuaca, mengingat saat ini sedang musim kemarau panjang. Namun demikian, aktivitas pendaki juga bisa menjadi pemicu, salah satunya membuang puntung rokok di kawasan gunung.
KDM meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Bogor yang memiliki kawasan pendakian segera membatasi sementara aktivitas tersebut.
"Bupati Cianjur dan bupati Bogor, serta daerah-daerah yang gunungnya digunakan untuk dilakukan kegiatan panjat gunung, sebaiknya ditunda dahulu sementara," tegas KDM, Minggu (30/8).
KDM menjelaskan puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat memicu kebakaran, terlebih saat kondisi lingkungan kering akibat kemarau. "Karena banyak orang yang manjat gunung itu, itu bawa rokok. Sementara ini menurut saya tunda dulu, karena tidak semua orang disiplin," kata KDM.
KDM juga mengingatkan pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah. Ia juga meminta pengelola TPA membatasi aktivitas yang dapat memicu munculnya api, termasuk membawa korek api dan rokok ke area tersebut.
"Kalau TPA, kan, bupati-bupatinya harus segera tanggap di lingkungan TPA-nya masing-masing. Kalau menurut saya, sih, hindarkan orang bawa korek api dan rokok ke tempat TPA," jelas dia.
095,tarungnews.com