• Minggu, 13 September 2026

Persib Bandung Kecewa dan Prihatin dengan Keputusan Sanksi dan Denda oleh AFC

Persib Bandung Kecewa dan Prihatin dengan Keputusan Sanksi dan Denda oleh AFC Persib Bandung harus mengakui keunggulan Ratchaburi FC dengan kekalahan telak 0-3 pada leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) di Stadion Ratchaburi, Rabu 11 Februari 2026. DOK PERSIB

Kota Bandung,TarungNews.com - Manajemen Persib Bandung Bermartabat resmi menyampaikan kekecewaan dan keprihatinan mendalam menyusul keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menjatuhkan sanksi berat berupa denda dan larangan penonton dalam pertandingan kandang.

Hukuman ini dijatuhkan terkait insiden yang terjadi saat laga AFC Champions League 2 musim 2025/2026 melawan Ratchaburi FC pada 18 Februari 2026 lalu.

Berdasarkan keputusan Komisi Disiplin dan Etika AFC tertanggal 13 Mei 2026, Persib dihukum membayar denda sebesar 200.000 dolar AS atau setara sekitar Rp3,5 miliar. Selain denda finansial, tim kebanggaan Tanah Pasundan juga wajib menjalani dua pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton dalam kompetisi antarklub Asia ke depannya.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/olahraga/19879/persija-jakarta-kandas-pada-laga-duel-el-classico-oleh-persib-bandung-12.html

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di laman resmi PERSIB pada Jumat (15/5/2026), PT Persib Bandung Bermartabat menegaskan rasa kecewanya atas putusan tersebut. Pihak klub menyesalkan tindakan segelintir oknum yang dianggap memicu pemberian sanksi ini, namun sekaligus menyatakan sikap menerima keputusan yang telah ditetapkan AFC.

“PT PERSIB Bandung Bermartabat menyampaikan kekecewaan dan keprihatinan mendalam atas sanksi dan denda yang dijatuhkan oleh AFC,” bunyi pernyataan tersebut.

“Persib tidak ingin kerja keras, pengorbanan, dan mimpi besar yang sedang dibangun bersama kembali terganggu akibat tindakan yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk benar-benar memahami bahwa menjaga PERSIB bukan hanya soal hadir dan mendukung di stadion, tetapi juga tentang menjaga kehormatan, reputasi, dan masa depan klub ini di level internasional,” tambahnya.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/olahraga/19877/bojan-hodak-siap-bawa-poin-penuh-saat-duel-persib-bandung-menghadapi-persija-jakarta.html

Manajemen menilai sanksi ini merupakan kerugian besar bagi Persib, baik dari sisi finansial maupun prestasi. Nilai denda yang besar serta potensi kehilangan pendapatan dari tiket penonton dinilai seharusnya dapat dialokasikan untuk hal-hal yang lebih produktif, seperti peningkatan fasilitas, pembinaan jangka panjang, hingga penguatan kualitas operasional klub demi menaikkan daya saing tim.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/olahraga/19851/persib-bandung-raih-poin-penuh-setelah-menumbangkan-psim-yogyakarta-10-dan-masih-kokoh-di-puncak-klasemen.html

Sebagai langkah lanjutan, Persib menyatakan akan melakukan introspeksi mendalam dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pertandingan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Persib juga kembali menegaskan bahwa menjaga nama baik klub di kancah Asia adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen, mulai dari manajemen, pemain, hingga para pendukung.

“Persib adalah kebanggaan Bandung, Jawa Barat, dan Indonesia. Menjaga kehormatan serta masa depan klub ini di level Asia adalah tanggung jawab bersama,” tegas manajemen Persib.

tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar