• Jumat, 1 Mei 2026

KDM Apresiasi Program Agroforestri saat Panen Raya di Gunung Hejo Purwakarta

KDM Apresiasi Program Agroforestri saat Panen Raya di Gunung Hejo Purwakarta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Saat panen raya tanaman holtikultura agroforestri di Gunung Hejo, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Sabtu (5/7/2027). (ist)

Purwakarta,TarungNews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi panen raya tanaman holtikultura agroforestri di Gunung Hejo, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Sabtu (5/7/2027).

Panen raya tanaman hutan dan pertanian seperti cabai, tomat, bawang, sayuran, lengkeng, dan durian tersebut merupakan hasil dari program hortikultura agroforestri yang dikelola Yayasan Persada Akmil 92 dengan melibatkan ratusan petani sekitar.

Dedi Mulyadi yang akrab di sapa KDM, mengapresiasi program tersebut karena mampu membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya mengapresiasi program ini dan menekankan perlunya perubahan persepsi masyarakat terhadap sektor pertanian," ujarnya.

Agroforestri merupakan sistem pemanfaatan lahan yang menggabungkan tanaman hutan dengan tanaman pertanian. Sistem ini menjadi solusi bagi masyarakat sekitar hutan untuk memanfaatkan lahan tanpa merusak ekosistem hutan.

KDM mengatakan, potensi pendapatan dari sektor pertanian khususnya agroforestri dapat mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan di Jabar.

"Potensi pendapatan yang signifikan dari sektor pertanian khususnya program ini bisa mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan di Jawa Barat," katanya.

Agroforestri yang dikembangkan di Gunung Hejo memiliki luas 200 hektare dengan melibatkan 400 petani desa sekitar. Para petani yang membantu TNI AD dalam program tersebut mendapatkan bagi hasil dari panen sayuran dan tanaman keras.

"Para petani membantu menanam tanaman keras dan sayuran ada bagi hasil bagi mereka," ucap KDM.

Bahkan disebutkan proyeksi bergulirnya dana dari 200 hektare lahan tersebut mencapai Rp50 miliar apabila tanaman kerasnya sudah mulai panen.

"Ini salah satu langkah kongkrit bahwa TNI ada di tengah masyarakat salah satunya meningkatkan pelayanan pangan melalui pengembangan agroforestri," ujar KDM

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan, program Agroforestri merupakan bagian dari upaya strategis menciptakan ketahanan pangan nasional dan membuka lapangan kerja baru.

“Dengan kolaborasi PTPN, PT Pupuk Indonesia, serta dukungan Pemprov Jabar melalui PKS pembangunan infrastruktur, program ini mampu mendorong ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.

Dalam acara tersebut Gubernur memberikan bantuan 1.000 bibit pohon durian yang simbolis diterima oJenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Red,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar