Jakarta,TarungNews.com – Setelah melakukan penggeledahan di kediaman Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono di Bandung Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kembali melakukan penggeledahan rumah miik Ono Surono di Kabupaten Indramayu Jabar.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penggeledahan ini merupakan kelanjutan dari penggeledahan sebelumnya yang dilakukan di kediaman Ono Surono di Bandung pada Rabu (1/4/2026).
Budi menambahkan, penggeledahan terkait kasus ini masih terus berlanjut. Dia mengungkapkan, penyidik KPK juga menggeledah rumah Ono di Indramayu.
"Hari ini, Kamis (2/4/2026), penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan di rumah saudara ONS yang berlokasi di Indramayu," tegas Budi.
Namun, pihak penyidik KPK belum mengungkap secara rinci barang bukti yang diamankan dari lokasi di Indramayu Jabar.
Penggeledahan rumah politikus PDI.P tersebut terkait penyidikan kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi., yang menyeret eks Bupati Ade Kuswara Kunang berikut ayahnya H.Kunang.
Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, diduga menerima aliran uang dari Sarjan, tersangka perkara dugaan suap praktik ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan uang tersebut diduga diberikan langsung oleh Sarjan yang berstatus sebagai pihak swasta dalam perkara ini.
"Penyidik mendalami terkait dengan dugaan aliran-aliran uang dari pihak tersangka Saudara SRJ selaku pihak swasta," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip pada Jumat, 16 Januari 2026.
Budi mengatakan, penyidik mendapatkan informasi bahwa Ono kerap menerima uang terkait pengerjaan proyek di Kabupaten Bekasi. Totalnya enggan dirinci kepada masyarakat.
Dalam perkara yang sama, KPK mengungkapkan bahwa anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyumarno, diduga menerima aliran uang sebesar Rp 600 juta dari Sarjan. Pemeriksaan terhadap para pihak disebut masih terus berlanjut.
tarungnews.com