• Minggu, 13 September 2026

Mensos Gus Ipul: 16 Ribu Laptop Didistribusikan kepada Pelajar dan Guru Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul: 16 Ribu Laptop Didistribusikan kepada Pelajar dan Guru Sekolah Rakyat Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan pendistribusian 16 ribu laptop sebagai alat penunjang pendidikan kepada siswa di Sekolah Rakyat (SR) saat ini sedang berlangsung. (Ist)

Tangerang,TarungNews.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan pendistribusian 16 ribu laptop sebagai alat penunjang pendidikan kepada siswa di Sekolah Rakyat (SR) saat ini sedang berlangsung.

"Sudah mulai dibagikan. Semua siswa dipastikan dapat, jumlahnya ada 16 ribu unit," ujar Mensos Gus Ipul saat ziarah ke TMP Taruna Tangerang, Rabu (12/11/2025).

Tak hanya kepada siswa, laptop juga diberikan kepada guru sehingga proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat bisa berjalan optimal sesuai harapan.

"Gurunya juga dapat. Satu siswa itu satu laptop. Semuanya sudah proses pembagian yak," ungkap Gus Ipul.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/pendidikan/18540/sekolah-rakyat-dorong-kemandirian-500-ribu-keluarga-di-indonesia.html

Ia menegaskan, Sekolah Rakyat hadir untuk menghentikan siklus kemiskinan antargenerasi, memperluas akses pendidikan, menjamin pendidikan yang bermutu untuk anak keluarga miskin dan miskin ekstrem, dan memastikan tidak ada yang tertinggal dalam pendidikan.

Mensos menegaskan, para guru juga mendapatkan pelatihan untuk learning management system dan modul guna meningkatkan efisiensi biaya dan waktu.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi di sektor pendidikan, termasuk di Sekolah Rakyat.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi juga penting untuk membantu daerah-daerah terpencil yang masih kekurangan guru maupun tenaga pendidik yang perlu peningkatan kapasitas.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/pendidikan/18538/mensos-gus-ipul-apresiasi-pelaksanaan-sekolah-rakyat-di-sumedang.html

Kemensos mencatat, total 165 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia menjadi penerima program ini. Penyaluran dilakukan bertahap untuk memastikan setiap perangkat benar-benar sampai ke tangan siswa yang berhak.

“Pengadaannya sudah selesai, sekarang tinggal proses distribusi yang dilakukan secara berurutan. Kami ingin pastikan tidak ada siswa yang terlewat,” jelasnya.

Red,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar