• Rabu, 21 Oktober 2026

HUT Bhayangkara ke 80, KDM Apresiasi Komitmen Polda Jabar Benahi Layanan Publik

HUT Bhayangkara ke 80, KDM Apresiasi Komitmen Polda Jabar Benahi Layanan Publik HUT Bhayangkara ke 80, KDM Apresiasi Komitmen Polda Jabar Benahi Layanan Publik. DOK Humas

Bandung,TarungNews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, institusi kepolisian terus menunjukkan komitmen kuat dalam melakukan reformasi internal secara simultan demi mendongkrak kualitas pelayanan publik.

Hal tersebut dikatakan Dedi Mulyadi usai menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolda Jawa Barat, Rabu (1/7).

"Saya sebagai warga Jawa Barat dan orang yang dituakan di Jawa Barat, hari ini juga saya merasa bersyukur, tingkat komunikasinya langsung dengan Pak Kapolda itu berbagai hal," ujar Dedi Mulyadi, pria yang akrab di sapa KDM.

KDM juga mengatakan jajaran kepolisian merupakan salah satu instansi yang paling sering mendapatkan sorotan dan kritik tajam dari masyarakat luas. Hal ini dinilainya sangat wajar karena karakteristik tugas pokok aparat penegak hukum yang bersentuhan langsung sebagai tempat berkeluh kesah sekaligus penyedia rasa aman bagi warga dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/hukum/20239/kapolri-unjuk-prestasi-sma-kemala-taruna-bhayangkara-raih-sertifikasi-internasional-pada-momen-peringatan-hari-bhayangkara-ke80.html

"Polri ini institusi yang paling sering dikritik oleh warga karena areanya langsung bersentuhan dengan masyarakat. Namun saya melihat Polri sangat sabar dalam menghadapi berbagai dinamika dan kritik tersebut. Mereka terus melakukan perbaikan dan reformasi di internal, " tegas KDM.

Kendati sarat dengan dinamika dan kritik, jajaran pimpinan hingga personel di lapangan dinilai sangat sabar dan konsisten menata regulasi serta pelayanan ke arah yang lebih baik.

Buah dari konsistensi pembenahan internal tersebut tecermin nyata dari tingginya angka kepuasan publik terhadap kinerja kepolisian yang baru-baru ini dirilis oleh Litbang Kompas. Capaian itu dipandang sebagai cermin objektif dari terjadinya proses pembenahan yang terukur dan berkesinambungan.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/hukum/20212/pelaku-penganiayaan-dan-penyekapan-taufik-hidayat-diancam-pasal-berlapis.html

Sebagai kepala daerah, Gubernur Jabar mengaku sangat merasakan dampak positif dari keterbukaan komunikasi dan koordinasi langsung dengan Kapolda Jawa Barat Komjen Pol Rudi Setiawan.

KDM juga menceritakan pengalamannya yang kerap menerima langsung aduan dari lapisan masyarakat bawah terkait gangguan kamtibmas, mulai dari aksi premanisme, balapan liar, geng motor, hingga tawuran remaja.

"Saya ini orang yang selalu merespons cepat apa yang terjadi di tengah masyarakat. Ketika ada laporan ibu-ibu menangis karena dipalak, aksi balapan liar, geng motor, hingga tawuran, biasanya saya langsung meneruskan informasi itu lewat pesan WhatsApp ke Pak Kapolda Jabar, " ungkap KDM.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/hukum/20190/polda-jabar-akan-periksa-kejiwaan-taufik-hidayat-pelaku-penganiayaan-sadis-dan-biadab.html

Setiap informasi yang masuk diakui langsung diteruskan kepada Kapolda Jawa Barat lewat pesan singkat, dan langsung direspons dengan pergerakan cepat petugas di lapangan untuk meringkus para pelaku kriminalitas jalanan demi menghadirkan rasa tenang bagi warga.

Kendati memberikan rapor hijau pada peringatan delapan dekade pengabdian ini, KDM mengingatkan, seluruh jajaran kepolisian agar tidak terlena dan cepat berpuas diri dengan tingginya angka indeks kepuasan publik saat ini.

"Harapan saya ke depan, Polri jangan pernah berpuas diri dengan capaian yang ada sekarang. Tempatkan posisi bahwa Polri ini masih memiliki banyak kekurangan, sehingga ada motivasi yang terus tumbuh untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat hingga seluruh warga Indonesia, khususnya warga Jawa Barat, benar-benar merasa aman dan puas, " pungka KDM.

037,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar