• Minggu, 13 September 2026

Empat Lagu, Satu Cerita, Bumiy Rangkai Perjalanan Cinta dalam EP The Story of Us

Empat Lagu, Satu Cerita, Bumiy Rangkai Perjalanan Cinta dalam EP The Story of Us Penyanyi Bumiy resmi memperkenalkan EP perdana bertajuk The Story of Us. Album mini tersebut memuat empat lagu, yakni Permintaan Hati, Hati Bertali, Japuik Tabao, dan Syair Malam.

Padang,TarungNews.com - Penyanyi Bumiy resmi memperkenalkan EP perdana bertajuk The Story of Us. Album mini tersebut memuat empat lagu, yakni Permintaan Hati, Hati Bertali, Japuik Tabao, dan Syair Malam. Tiga lagu pertama telah dirilis secara bertahap sejak awal 2026, sedangkan Syair Malam menjadi karya terbaru yang melengkapi keseluruhan konsep EP.

Bumiy tidak sekadar menghadirkan empat lagu yang berdiri sendiri. The Story of Us dirancang sebagai satu kesatuan cerita yang mengisahkan perjalanan sebuah hubungan dari awal hingga akhir. Setiap lagu merepresentasikan fase emosional yang berbeda, sehingga pendengar dapat mengikuti alur kisah ketika menikmati seluruh lagu secara berurutan.

Perjalanan itu dimulai melalui Permintaan Hati, yang mengangkat keberanian seseorang dalam mengungkapkan perasaan. Cerita kemudian berkembang lewat Hati Bertali, tentang dua insan yang tetap saling terhubung meski dipisahkan oleh jarak, dengan doa menjadi pengikat di antara keduanya.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/profile/20282/jelang-agustus-puteri-kurniawan-kembali-nyanyikan-menyalalah-indonesia.html

Memasuki Japuik Tabao, Bumiy menghadirkan nuansa berbeda melalui lirik berbahasa Minangkabau. Lagu tersebut menggambarkan kenyataan bahwa tidak semua harapan dapat terwujud sesuai rencana. Sementara itu, Syair Malam menjadi penutup yang menawarkan sudut pandang tentang cinta yang lebih dewasa, yakni saling menjaga, menguatkan, dan menjadi tempat pulang bagi satu sama lain.

Seluruh materi lagu dalam EP ini merupakan karya cipta Budi Irwandi. Produksi musik ditangani Deni Januarta, sedangkan proses mixing dan mastering dikerjakan Irene Edmar Irawan. Sejumlah musisi turut berkontribusi dalam proses produksi, di antaranya Baim pada bass dan Ryan Bombadz pada gitar di lagu Permintaan Hati, serta Yogi Mahendra yang mengisi bass pada Japuik Tabao.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/profile/20274/-konsisten-berkarya-gabbydhell-hadirkan-single-ketiga-langkah-tak-terhenti.html

Proses rekaman dilakukan di dua studio berbeda. Lagu Permintaan Hati dan Hati Bertali direkam di 3am Studio, sedangkan Japuik Tabao dan Syair Malam diproduksi di GitaKita Studio. Keseluruhan proyek berada di bawah naungan GitaKita Production.

Tidak hanya menyusun narasi melalui musik, Bumiy juga menghadirkan konsep visual yang saling berkaitan. Artwork dari setiap single dibuat sebagai potongan puzzle yang akan membentuk satu gambar utuh setelah seluruh lagu dirilis. Gambar tersebut kemudian menjadi sampul resmi EP The Story of Us.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/profile/20262/cerita-berenjana-perkenalkan-bicycle-lagu-tentang-kebebasan-dan-kebersamaan.html

Konsep tersebut menjadi simbol bahwa setiap lagu memiliki peran penting dalam membangun keseluruhan cerita. Dengan demikian, pengalaman menikmati EP ini tidak hanya hadir melalui alunan musik, tetapi juga melalui identitas visual yang telah dipersiapkan sejak awal.

Untuk merayakan peluncuran EP, Bumiy akan menggelar showcase bertajuk Membumiy: The Story of Us pada 12 Juli 2026. Dalam pertunjukan tersebut, seluruh lagu di dalam EP akan dibawakan secara utuh untuk pertama kalinya. Penampilan itu juga menjadi ruang bagi Bumiy untuk membagikan kisah di balik proses kreatif setiap lagu.

Melalui The Story of Us, Bumiy ingin mengajak pendengar menyelami perjalanan sebuah hubungan, mulai dari keberanian menyatakan cinta, menjaga ikatan, menerima kenyataan, hingga menemukan ketenangan bersama seseorang yang selalu hadir di sisi. EP tersebut, termasuk lagu terbaru Syair Malam, kini telah tersedia di berbagai platform musik digital.

Ysf,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar